Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Bekasi Jadi Titik Awal Pelatihan Vokasi Nasional 2026: Cetak SDM Kompeten

iklan banner AlQuran 30 Juz

Wawali Bekasi Sambut Pelatihan Vokasi Nasional, Dorong Lahirnya Tenaga Kerja Siap Industri


KOTA BEKASI| Pemerintah Kota Bekasi menyambut positif pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.

Wakil Walikota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri kegiatan Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch I yang dibuka langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, di Gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBVP) Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Bekasi, pada Rabu (8/4/2026).

Menurut Bobihoe, pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kesiapan tenaga kerja.

Kami menyambut baik terselenggaranya program pelatihan ini. Harapannya, kegiatan ini mampu mencetak tenaga kerja yang cakap, profesional, serta berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi melalui pelatihan berbasis keterampilan praktis menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di daerah perkotaan.

Selain meningkatkan kualitas SDM, pemerintah daerah berharap program tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengurangan tingkat pengangguran.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan keterhubungan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan industri nasional.

Menurutnya, sebagian peserta pelatihan bahkan telah memiliki peluang kerja sejak program dimulai.

Yang paling penting, sekitar 50 persen peserta yang mengikuti kick off hari ini, baik secara luring maupun daring, sudah memiliki jaminan untuk bekerja,” kata Yassierli.

Ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan secara maksimal, mulai dari penguasaan kompetensi hingga pembangunan jejaring profesional.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh hingga memperoleh sertifikat kompetensi. Para instruktur memiliki pengalaman sekaligus jaringan industri yang bisa menjadi pintu masuk dunia kerja,” ujarnya.

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 diharapkan menjadi bagian dari strategi pembangunan ketenagakerjaan nasional yang menitik beratkan pada peningkatan keterampilan, produktivitas, serta kesiapan tenaga kerja menghadapi dinamika industri modern. [■]

Reporter: Wahyu - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post