Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Tersembunyi Produksi Vape Mengandung Narkotika di Jakarta Barat
bekasi-online.com | Ahad, 3 Mei 2026, 13:05 WIB | Why/DikRizal
— JAKARTA | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine laboratory atau laboratorium tersembunyi pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.
Pengungkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdirektorat 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kasubdit 1 Kompol Indah Hartantiningrum pada Jumat (1/5/2026) malam. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial S (38).
Kasus ini terungkap setelah kepolisian menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika berbentuk liquid di sebuah rumah kos di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim penyidik melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek lokasi sekitar pukul 19.30 WIB.
Dari hasil penggeledahan di kamar kos pelaku, polisi menemukan berbagai barang bukti yang mengindikasikan aktivitas produksi narkotika dalam bentuk cartridge vape siap edar.
Barang bukti yang diamankan antara lain 34 cartridge siap distribusi, 49 cartridge bekas isi ulang, sekitar 550 kemasan kosong berbagai merek, satu botol liquid bibit etomidate, enam botol cairan campuran, serta sejumlah peralatan produksi seperti panci elektrik, bejana, gelas ukur, alat pres, dan alat suntik insulin.
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum menjelaskan, laboratorium ilegal tersebut diduga mampu memproduksi ratusan cartridge vape berbahan narkotika.
“Dari barang bukti cairan bibit serta campuran PG dan etanol yang ditemukan, diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 500 cartridge vape siap edar,” ujarnya.
Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran narkotika dengan modus baru melalui produk rokok elektrik yang menyasar kalangan masyarakat luas, khususnya generasi muda. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
— JAKARTA | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine laboratory atau laboratorium tersembunyi pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.Pengungkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdirektorat 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kasubdit 1 Kompol Indah Hartantiningrum pada Jumat (1/5/2026) malam. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial S (38).
Kasus ini terungkap setelah kepolisian menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika berbentuk liquid di sebuah rumah kos di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim penyidik melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek lokasi sekitar pukul 19.30 WIB.
Dari hasil penggeledahan di kamar kos pelaku, polisi menemukan berbagai barang bukti yang mengindikasikan aktivitas produksi narkotika dalam bentuk cartridge vape siap edar.
Barang bukti yang diamankan antara lain 34 cartridge siap distribusi, 49 cartridge bekas isi ulang, sekitar 550 kemasan kosong berbagai merek, satu botol liquid bibit etomidate, enam botol cairan campuran, serta sejumlah peralatan produksi seperti panci elektrik, bejana, gelas ukur, alat pres, dan alat suntik insulin.
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum menjelaskan, laboratorium ilegal tersebut diduga mampu memproduksi ratusan cartridge vape berbahan narkotika.
“Dari barang bukti cairan bibit serta campuran PG dan etanol yang ditemukan, diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 500 cartridge vape siap edar,” ujarnya.
Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran narkotika dengan modus baru melalui produk rokok elektrik yang menyasar kalangan masyarakat luas, khususnya generasi muda. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
