Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan Pimpin Langsung Aksi Kemanusiaan Bersama Tokoh Lintas Agama
KH. Madinah, tokoh muslim, Romo Djati tokoh Buddha, Kapolsek Bekasi Utara, dan Ketua FKUB, H. Abdul Manan.
Tidak hanya menjaga kerukunan, FKUB Kota Bekasi membuktikan perannya melalui aksi nyata dengan menyalurkan bantuan sosial bagi warga Teluk Pucung yang terdampak banjir, dipimpin langsung Ketua FKUB H. Abdul Manan.
Dipimpin langsung Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan, kegiatan tersebut melibatkan unsur pimpinan lintas agama yang tergabung dalam FKUB.
Kehadiran mereka di tengah warga terdampak banjir menjadi simbol kuat solidaritas dan kebersamaan antar umat beragama dalam menghadapi bencana.
“FKUB bersama pimpinan lintas agama hadir langsung di tengah masyarakat. Bantuan ini merupakan hasil partisipasi dan kebersamaan dari para pimpinan lintas agama,” ujar H. Abdul Manan kepada BekasiOL di sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa FKUB, sebagai ormas (organisasi kemasyarakatan) di bawah binaan Kesbangpol, tidak hanya menjalankan fungsi menjaga kerukunan umat beragama, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
“FKUB tidak hanya bicara soal harmoni dan toleransi, tetapi juga hadir secara nyata saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam,” tegasnya.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut, hadir sejumlah tokoh lintas agama dari berbagai latar belakang.
Dari umat Hindu hadir Rudita, dari Buddha Romo Djoni, sementara dari Kristen hadir Pdt Silvia, Pdt Djajang, dan Pdt Doko. Dari unsur Katolik turut hadir Dr. Hubert dan Barto, serta sejumlah pimpinan dan tokoh dari umat Muslim.
Didampingi jajaran pengurus FKUB, rombongan menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok secara langsung kepada warga yang terdampak banjir.
Bantuan tersebut disambut hangat oleh masyarakat Teluk Pucung yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir.
Selain menyalurkan bantuan, H. Abdul Manan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Menurutnya, bencana alam harus dihadapi bersama tanpa melihat perbedaan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
“Kepedulian dan kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga. Bencana tidak memilih, maka solidaritas pun tidak boleh dibatasi,” ujar Abdul Manan.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen FKUB Kota Bekasi untuk meningkatkan performa dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Tidak hanya menjaga keharmonisan sosial dan toleransi antar umat beragama, FKUB juga ingin memastikan kehadirannya dirasakan langsung oleh masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang konkret. [■]

