iklan banner
iklan header banner
iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Gaya Santai Berisi, CAleg DPR Ini Sosialisasikan 4 Pilar di Jabar VI

iklan banner AlQuran 30 Juz

Dari Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika Sampai Obrolan Warung, Ini Pesan H. Sudjatmiko, ST.


 — KOTA BEKASI | Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, H. Sudjatmiko, yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI, menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Lapangan RW 09, Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Utara, pada Rabu, 18 Maret 2026, pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan kebangsaan sekaligus langkah konkret dalam merawat konsensus dasar bangsa di tengah dinamika perubahan global yang semakin kompleks.

Dalam paparannya, H. Sudjatmiko menegaskan bahwa empat pilar utama—Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai nilai moral dan etika publik, UUD 1945 sebagai rujukan konstitusional, NKRI sebagai bentuk final negara yang harus dijaga, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai prinsip dalam merawat keberagaman.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga berkembang dalam bentuk non-fisik, seperti polarisasi sosial, penyebaran disinformasi, hingga penetrasi budaya global yang berpotensi mengikis jati diri bangsa.

Oleh karena itu, penguatan literasi kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda, dinilai menjadi sangat krusial agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat di wilayah Dapil Jawa Barat VI, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Pelaksanaan berlangsung secara interaktif melalui dialog terbuka dan sesi tanya jawab yang mengangkat isu-isu aktual, seperti penguatan toleransi antar umat beragama, menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman, serta pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Selain itu, H. Sudjatmiko juga menyoroti pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, serta komunitas dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Ia mendorong agar implementasi 4 Pilar tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan diintegrasikan dalam praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengambilan keputusan di tingkat lokal dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Dalam konteks pembangunan nasional, ia menilai bahwa penguatan nilai kebangsaan memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi.

Tanpa fondasi persatuan yang kuat, menurutnya, proses pembangunan tidak akan berjalan optimal.

Oleh karena itu, sosialisasi 4 Pilar juga menjadi bagian dari upaya menciptakan iklim sosial yang kondusif bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam menjalankan fungsi representasi dan edukasi politik kepada masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan semakin mengakar dan menjadi pedoman bersama dalam menjaga keutuhan serta masa depan bangsa Indonesia. [■]

Reporter: Wahyu - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOl
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post