iklan banner
iklan header banner
iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

SPBE Cimuning Terbakar, Pemkot Gaspol Tanggung Biaya RS Para Korban

iklan banner AlQuran 30 Juz

Pemkot Tanggung Biaya Seluruh Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Penanganan Medis Dipastikan Optimal

bekasi-online.com | Kamis, 2 April 2026, 13:05 WIBWhy/DR

Diketahui sejumlah korban luka bakar hingga 14 jiwa, dan beruntung tak ada korban warga atau petugas SPBE yang tewas, Pemkot Bekasi berikan respon cepat pemulihan dan pengobatan bebas biaya kepada korban yang terdampak.

 — BEKASI | Pemkot (Pemerintah Kota) Bekasi memastikan seluruh korban terdampak kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, memperoleh penanganan medis maksimal sekaligus jaminan pembiayaan penuh dari pemerintah daerah.


Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026) dan menyebabkan korban luka serta kerusakan di lingkungan sekitar lokasi.


Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan, pemerintah daerah bergerak cepat sejak kejadian terjadi dengan fokus utama pada penyelamatan dan pemulihan korban.

Dampak kebakaran cukup luas. Beberapa rumah warga ikut terdampak dan korban tercatat hampir 14 orang,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Kamis (2/4/2026).


Seluruh Biaya Ditanggung Pemerintah

Pemkot Bekasi memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Skema pembiayaan dilakukan melalui BPJS Kesehatan maupun mekanisme pendanaan lain yang disiapkan pemerintah.

Menurut Harris, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah korban mengalami luka bakar berat, bahkan mencapai 70 hingga 90 persen.


Para korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan rujukan, di antaranya RSUD CAM (dr. Chasbullah Abdul Madjid) Kota Bekasi serta RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta untuk penanganan medis lanjutan.

Ini musibah yang tidak bisa diprediksi. Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban menjadi tanggungan pemerintah sampai proses pemulihan selesai,” tegasnya.


Respons Cepat Pemadam Kebakaran

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 21.08 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menjelaskan petugas langsung diterjunkan begitu laporan masuk guna mencegah potensi ledakan lanjutan.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan mengingat lokasi merupakan fasilitas pengisian gas yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Petugas segera melakukan pemadaman karena lokasi merupakan area dengan bahan mudah meledak,” jelasnya.

Dugaan Awal Penyebab Kebakaran
Hasil investigasi sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu kebocoran gas saat proses pengisian tabung utama.

Insiden tersebut berdampak pada area sekitar kurang lebih 2.000 meter persegi.
Selain pekerja SPBE, sejumlah warga sekitar juga mengalami luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.


Menurut Informasi yang berhasil dihimpun BekasiOL dari berbagai sumber, korban warga yang terbakar dan sudah dibawa ke rumah sakit mencapai sekitar 14 orang.

Di antaranya RS Kartika Husada 1 orang korban, RSUD kabupaten Bekasi 2 korban, RSUD  CAM Kota Bekasi 4 orang korban, RS Arafiq 3 orang korban, hingga RSCM Jakarta 4 orang korban.

Api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB, dilanjutkan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.


Saat ini kondisi sudah aman dan terkendali, petugas masih melakukan pendinginan lanjutan,” ujar Heryanto.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran.

Proses investigasi lanjutan masih dilakukan guna memastikan penyebab pasti serta evaluasi standar keselamatan operasional.

Pemkot Bekasi juga menegaskan komitmen untuk melakukan pemulihan pasca kejadian, baik terhadap korban maupun lingkungan permukiman warga yang terdampak. [■]

Reporter: Wahyu - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post