Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Bekasi Jadi Markas Konsolidasi Buruh, KSPSI Siapkan May Day Level Istana

iklan banner AlQuran 30 Juz
Bekasi Jadi Markas Konsolidasi Buruh, KSPSI Siapkan May Day Level Istana

bekasi-online.com | jumat, 3 April 2026, 13:05 WIB | Why//DR




 — KOTA BEKASI | KSPSI Rayakan HUT ke-53 di Bekasi, Perkuat Solidaritas Buruh Sambut May Day 2026
Kota Bekasi, 3 April 2026 — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 sekaligus Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) Tahun 2026 melalui rangkaian kegiatan konsolidasi organisasi, refleksi perjuangan buruh, dan Halal Bihalal keluarga besar KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi ini menjadi momentum strategis memperkuat solidaritas pekerja nasional sekaligus mempersiapkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Acara dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Ketua DPC KSPSI Bekasi R. Abdullah beserta jajaran pengurus, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan, unsur TNI–Polri, BPJS Kesehatan, Apindo, pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Bekasi, para pimpinan federasi, senior organisasi, serta ratusan anggota KSPSI.
Bekasi Jadi Titik Konsolidasi Nasional Buruh
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyampaikan bahwa Bekasi dipilih sebagai lokasi perayaan HUT ke-53 sebagai bagian dari penguatan konsolidasi gerakan buruh nasional menjelang May Day.
Menurutnya, momentum ulang tahun organisasi bukan sekadar seremoni, tetapi juga ajang menyatukan kekuatan pekerja menghadapi dinamika ketenagakerjaan ke depan.
“Perayaan HUT KSPSI di Bekasi menjadi awal konsolidasi nasional. Seluruh pekerja mulai bersiap menyambut May Day 2026,” ujarnya.
Presiden RI Dijadwalkan Hadir di May Day Monas
Andi Gani mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah memastikan kehadirannya dalam peringatan May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Kehadiran kepala negara dinilai sebagai simbol pengakuan negara terhadap kontribusi pekerja dalam pembangunan nasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi buruh Indonesia karena kepala negara hadir langsung bersama pekerja,” katanya.
Agenda Bersejarah: Peresmian Museum Marsinah
Rangkaian May Day akan berlanjut pada 2 Mei 2026 dengan agenda nasional berupa peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur oleh Presiden RI.
Marsinah dikenal sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial.
“Marsinah adalah simbol perjuangan buruh nasional, bukan hanya milik satu organisasi,” tegas Andi Gani.
Usai kegiatan May Day di Monas, Presiden bersama pimpinan serikat buruh dijadwalkan langsung menuju Jawa Timur untuk menghadiri peresmian tersebut.
KSPSI Kawal Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Dalam aspek kebijakan, KSPSI menegaskan komitmennya mengawal pembahasan revisi regulasi ketenagakerjaan bersama DPR RI pada 9 Mei 2026.
Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian utama meliputi:
sistem outsourcing
pengupahan pekerja
jaminan sosial
pemutusan hubungan kerja (PHK)
pesangon pekerja
KSPSI menegaskan bahwa seluruh regulasi harus berpihak pada perlindungan pekerja.
“Jika kebijakan merugikan buruh, kami akan menempuh langkah konstitusional,” ujarnya.
Soroti Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan di Bekasi
Dalam kesempatan tersebut, KSPSI juga menanggapi adanya dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di salah satu perusahaan di wilayah Bekasi.
Organisasi buruh, kata Andi Gani, tetap mengedepankan dialog dan musyawarah, namun tidak menutup kemungkinan langkah hukum apabila penyelesaian tidak tercapai.
“Kami mengutamakan musyawarah. Namun jika tidak ada respons, langkah hukum akan ditempuh,” tegasnya.
Halal Bihalal dan Penguatan Nilai Kebersamaan
Perayaan HUT KSPSI ke-53 turut dirangkaikan dengan Halal Bihalal keluarga besar KSPSI yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Ketua Panitia Rohmat Rantolo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri.
Kegiatan diisi tausiyah oleh KH. Nurfadillah (Ust. Tile) serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat.
“Momentum ini menjadi pengingat perjalanan panjang KSPSI sejak berdiri tahun 1973 dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Hubungan Industrial
Selain sebagai peringatan organisasi, kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi antara serikat pekerja, pemerintah, dunia usaha, dan stakeholder dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di wilayah Bekasi.
Memasuki usia ke-53 tahun, KSPSI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi pekerja yang mandiri, solid, dan adaptif terhadap tantangan ekonomi serta dinamika global.
Dengan semangat Dirgahayu KSPSI ke-53 dan Hari Pekerja Indonesia 2026, seluruh elemen buruh diharapkan semakin bersatu dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya menuju masa depan ketenagakerjaan yang lebih berkeadilan.
[■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post