Kapolsek Bekasi Utara Ajak Remaja Pilih Nongkrong Sehat, Bukan Tawuran, Bullying, Apalagi Narkoba
Masa muda seharusnya diisi dengan mimpi dan karya, bukan konflik jalanan atau jeratan narkoba. Pesan itu disampaikan Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi’i, S.H., yang menghimbau para remaja agar menjauhi tawuran, bullying, dan penyalahgunaan narkoba demi masa depan yang lebih aman dan bermakna.
Pesan itu disampaikan Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi’i, S.H., yang menghimbau seluruh warga masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di wilayah hukum Polsek Bekasi Utara, agar menjauhi perilaku tawuran, perundungan (bullying), serta penyalahgunaan narkoba.
Kapolsek menegaskan bahwa tawuran, bullying, dan narkoba merupakan perilaku menyimpang yang bukan cuma merugikan diri sendiri, tapi juga keluarga dan orang-orang di sekitar.
Dampaknya pun tidak main-main: keselamatan terancam, masa depan bisa berantakan, dan konsekuensi hukum siap menunggu tanpa aba-aba.
Alih-alih terlibat konflik atau aksi yang merugikan, para remaja diajak untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, edukatif, dan produktif.
Mulai dari olahraga, seni, komunitas kreatif, hingga aktivitas sosial yang bukan cuma seru, tapi juga membangun karakter.
Nilai persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati pun menjadi bekal penting agar pergaulan tetap sehat dan menyenangkan.
Polsek Bekasi Utara bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan serta penyalahgunaan narkoba.
Karena lingkungan yang baik bukan cuma tugas aparat, tapi hasil kerja bareng—remaja cerdas, orang tua peduli, dan masyarakat yang saling menjaga.
Singkatnya: jadi keren itu bukan jago tawuran, tapi jago menjaga masa depan. [■]
