Jalan Perjuangan Sisi Barat–Wisma Asri Dibuka, Akses Baru Kurangi Macet dan Dorong Ekonomi Warga Bekasi Utara
Kabar baik buat warga Bekasi Utara yang hidupnya selama ini dihabiskan di balik setir atau setang kemudi. Jalan Perjuangan Sisi Barat–Wisma Asri akhirnya dibuka dan langsung bikin harapan baru: berangkat kerja tanpa drama, pulang tanpa stres, dan bensin nggak cepat habis.
Peresmian yang dipimpin langsung oleh Walikota Bekasi Tri Adhianto ini menandai bertambahnya akses strategis di wilayah Bekasi Utara, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan Jalan Lingkar Utara yang selama ini dinantikan masyarakat.
Pembukaan jalan tersebut memiliki arti penting bagi kepentingan publik, khususnya warga di kawasan Duta Harapan, Wisma Asri, dan sekitarnya yang selama bertahun-tahun menghadapi kepadatan lalu lintas.
Jalur baru ini diharapkan mampu mengurai kemacetan pada ruas-ruas utama sekaligus mempercepat mobilitas harian warga, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya.
“Jalan ini kami buka agar masyarakat memiliki akses yang lebih lancar dan aman. Dengan terbukanya jalur ini, aktivitas warga diharapkan menjadi lebih efisien,” ujar Tri Adhianto dalam sambutannya.
Manfaat Langsung bagi Publik
Keberadaan Jalan Perjuangan Sisi Barat–Wisma Asri memberikan beberapa manfaat konkret bagi masyarakat, antara lain:
- Mengurangi kemacetan di jalur padat Bekasi Utara dengan menyediakan alternatif akses baru.
- Mempercepat waktu tempuh warga antar permukiman dan pusat aktivitas ekonomi.
- Mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar jalur tersebut.
- Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui pelebaran akses dan penataan kawasan.
Tri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan dasar yang harus menjawab persoalan riil masyarakat seiring pertumbuhan kawasan permukiman dan usaha.
“Peningkatan kualitas jalan adalah kebutuhan mendasar. Pembangunan ini bagian dari konsep Jalan Lingkar Utara dan akan kami lakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.
Kolaborasi Anggaran Pemprov dan Pemkot
Pembangunan Jalan Perjuangan–Lingkar Utara Wisma Asri juga menunjukkan adanya kolaborasi anggaran antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tri mengungkapkan bahwa perhatian Pemprov Jabar cukup besar terhadap pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi.
“Setiap tahun Pemprov Jawa Barat mengalokasikan anggaran untuk Kota Bekasi. Tahap pertama 15 miliar, tahap kedua 15 miliar, kemudian Pemkot juga menganggarkan 15 miliar, dan tahun depan Pemkot kembali mengalokasikan 6,8 miliar,” ungkap Tri.
Penataan Kawasan dan Sungai
Selain pembangunan jalan, Pemkot Bekasi juga menggandeng instansi dan dinas terkait untuk menertibkan bangunan liar di sepanjang sungai yang terdampak pembukaan lahan jalan.
Langkah ini dinilai penting untuk penataan kota yang lebih rapi, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Dengan dibukanya akses Jalan Sisi Barat Jalan Perjuangan, Pemkot Bekasi berharap konektivitas antarwilayah di Bekasi Utara semakin baik, kualitas hidup warga meningkat, dan wajah kota menjadi lebih tertata.
Pemerintah juga menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi demi memastikan jalan tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas. [■]






