Gedung Baru, Harapan Baru: Kejari & Pemkot Hadirkan Ruang Pelayanan yang Bikin Warga Tersenyum
bekasi-online.com | Senin, 13 April 2026, 13:05 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Di tengah padatnya aktivitas warga dan ritme Kota Bekasi yang nyaris tak pernah benar-benar tidur, hadir satu kabar yang terasa menyejukkan: sebuah gedung baru yang bukan hanya berdiri megah, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.
Kolaborasi Pemkot dan Kejari Kota Bekasi diwujudkan lewat fasilitas publik representatif yang diharapkan menjadi pusat aktivitas sosial, pelayanan, dan kepedulian warga.
— KOTA BEKASI | Di tengah padatnya aktivitas warga dan ritme Kota Bekasi yang nyaris tak pernah benar-benar tidur, hadir satu kabar yang terasa menyejukkan: sebuah gedung baru yang bukan hanya berdiri megah, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.Walikota Bekasi, Tri Adhianto, meresmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa di RW 14, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, sebagai simbol kolaborasi pelayanan publik yang makin dekat dengan warga.
Peresmian ini turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Hermon Dekristo, Wakil Walikota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari.
Suasana peresmian berlangsung hangat. Prosesi pemotongan pita menjadi penanda bahwa gedung tersebut resmi dibuka dan siap digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat. Namun bagi warga sekitar, momen itu terasa lebih dari sekadar seremoni.
“Biasanya kalau lihat pita dipotong, yang kepikiran warga Bekasi itu diskon grand opening. Eh ini yang dibuka justru fasilitas buat masyarakat. Jauh lebih penting,” celetuk salah seorang warga sambil tersenyum, dalam gaya khas obrolan santai warga Kayuringin.
Sentuhan budaya lokal juga terasa kental lewat penampilan Tari Lenggang Bekasi yang menyambut para tamu undangan.
Gerak tari yang luwes seolah menjadi simbol bahwa pelayanan publik pun diharapkan bisa sama luwesnya: cepat, ramah, dan tidak bikin warga “muter-muter kayak nyari parkiran di jam pulang kantor”.
Acara semakin menyentuh ketika dilakukan penyerahan santunan kepada 10 anak yatim.
Langkah ini mendapat apresiasi dari warga yang menilai kehadiran gedung baru tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga semangat kepedulian sosial.
Dari sudut pandang Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, pembangunan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa menjadi bagian dari komitmen menghadirkan ruang bersama yang bermanfaat nyata.
Bukan hanya untuk kegiatan kelembagaan, gedung ini diharapkan menjadi tempat berbagai aktivitas sosial warga, mulai dari pertemuan lingkungan, pembinaan masyarakat, hingga kegiatan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.
“Gedung ini diharapkan mampu menjadi sarana yang memperkuat pelayanan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat.” ujar Tri Adhianto.
Pernyataan itu seolah menjadi pesan bahwa pelayanan publik hari ini tidak lagi cukup hanya formal dan administratif, tetapi juga harus menghadirkan rasa memiliki bagi masyarakat.
Bagi warga Bekasi Selatan, kehadiran gedung ini menjadi simbol sederhana bahwa pemerintah dan aparat hukum ingin memberikan yang terbaik.
Kalau biasanya warga mendengar kata “kejaksaan” identik dengan urusan serius, kali ini nuansanya terasa berbeda: lebih membumi, lebih dekat, dan lebih terasa manfaatnya.
Singkatnya, di tengah panasnya cuaca Bekasi yang kadang bisa bikin aspal ikut merenung, hadirnya Gedung Mandala Adhyaksa menjadi kabar sejuk bahwa pelayanan publik juga bisa dibangun dengan hati—dan sedikit sentuhan humor khas warga yang selalu bisa menemukan senyum di setiap momentum. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Tags
Daerah
Daerah Kota
Gedung Kejari
Hukum
Kajari
Kajari Sulvia Triana Hapsari
Kasintel Kejari
Sulvia Triana Hapsari






