Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Jawadul Akbar: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Bekasi yang Naik Kelas

iklan banner AlQuran 30 Juz

Waka KADIN Kota Bekasi Minta KADIN Kota Level Up, Buka Akses UMKM & Stop Kesan Proyek “Muter-Muter Doang!"

bekasi-online.com | Kamis, 7 Mei 2026, 17:08 WIB | Why/DR
Peserta Mukota VI KADIN Kota Bekasi dari Kota dan Prov Jabar

Pelaksanaan Mukota VI KADIN Kota Bekasi di Hotel Santika Mega Bekasi City, Kamis (7/5/2026), mendadak terasa seperti ruang evaluasi besar-besaran dunia usaha. Wakil Ketua KADIN Jawa Barat, Jawadul Akbar, melontarkan kritik terbuka agar KADIN tak lagi dicap sekadar “tukang stempel” atau tempat numpang kartu anggota demi dekat pejabat.

KOTA BEKASI | Kota Bekasi sebagai buffer zone (daerah penyangga ibukota) sekaligus salah satu jantung industri nasional dinilai memiliki posisi strategis dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Namun, kemajuan nasional tersebut disebut tidak akan tercapai tanpa transformasi nyata di tingkat daerah, termasuk pembenahan ekosistem dunia usaha di Kota Bekasi.

Lihat juga: Andi Zabidi: Ini Kronologis Kenapa Konflik Internal KADIN di Tiap Daerah Khususnya Kota Bekasi Akhirnya Bisa Selesai Damai?

Pandangan tersebut disampaikan oleh Eks Wakil Ketua KADIN Kota Bekasi, periode 2021-2026 H. Jawadul Akbar Khalid, MSi yang menilai peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi harus melampaui fungsi administratif semata.


Menurutnya, organisasi pengusaha tidak boleh lagi hanya berfokus pada pengurusan kartu tanda anggota atau sekadar membuka akses kepada pejabat, melainkan menjadi
motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.

Ia menyoroti masih adanya praktik kartel usaha serta pola tender yang dinilai belum sepenuhnya terbuka dan cenderung berputar pada kelompok tertentu.

Karena itu, KADIN Kota Bekasi didorong mengambil peran strategis dalam mendorong persaingan usaha sehat sekaligus membuka akses proyek pemerintah daerah bagi pelaku UMKM, sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dinikmati perusahaan besar yang itu-itu saja.

Selain itu, transparansi organisasi menjadi tuntutan penting.

Jawadul Akbar, Ketua ASKINDO & Waka KADIN kota Bekasi, 2021-2026

Jawadul menekankan perlunya keterbukaan laporan keuangan, program kerja, hingga arah kebijakan KADIN kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas terhadap anggota maupun masyarakat luas.

Baca juga: Calon Tunggal, Tapi Bukan Kaleng-Kaleng! QRS Siap ‘Gas’ Satukan Pengusaha Bekasi

Menurutnya, KADIN Kota Bekasi harus segera naik kelas: dari organisasi yang reaktif mengurus perizinan menjadi lembaga yang proaktif menciptakan iklim usaha, dari sekadar menjaga pengusaha lama menjadi ruang lahirnya pengusaha baru, serta dari citra “tukang stempel” menjadi institusi strategis pembangunan ekonomi daerah.

Ia menegaskan, keberhasilan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kesiapan daerah industri seperti Bekasi baik kabupaten maupun kota.

Indonesia Emas tidak akan terwujud jika Bekasi masih berada di level perak,” ujarnya, menekankan pentingnya transformasi ekonomi lokal sebagai fondasi kemajuan nasional. [■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post