Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

KADIN Bekasi Cari Nahkoda Baru, Dunia Usaha Hadapi Tantangan Geopolitik

iklan banner AlQuran 30 Juz

Mukota KADIN VI Kota Bekasi 2026 Soroti Dinamika Ekonomi Global Berdampak Langsung ke Bisnis Nasional & Daerah

bekasi-online.com | Kamis, 7 Mei 2026, 16:34 WIB | Why/DR

Di tengah ekonomi global yang lagi seret, para pengusaha Kota Bekasi tampaknya mulai sadar bahwa konflik internal organisasi ternyata tidak bisa dipakai buat bayar cicilan operasional perusahaan. Mukota VI KADIN Kota Bekasi pun berlangsung lebih adem dibanding tahun-tahun sebelumnya. Qadar Ruslan Siregar resmi memimpin secara aklamasi, menandai upaya besar mengakhiri drama dualisme yang sempat bikin dunia usaha ikut panas dingin.

KOTA BEKASI | Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Bekasi menjadi momentum konsolidasi dunia usaha sekaligus penentuan arah strategis organisasi di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.
Kegiatan yang dipimpin Ketua Panitia H. Aji Ali Syahbana ini dihadiri sejumlah tokoh pemerintah, ulama, dan pelaku usaha lintas daerah.



Hadir dalam forum tersebut Ketua Umum KADIN Jawa Barat Almer Faiq Rusydi, Wakil Walikota Bekasi H. Abdul Harris Bobihoe, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi KH Saifuddin Siroj, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Bekasi Ida Rosida. Dan banyak lagi tokoh pengusaha serta anggota KADIN dari berbagai daerah.

Di antaranya jajaran pengurus KADIN dari Kota Bogor, KADIN Kabupaten Bogor, KADIN Kabupaten Karawang, KADIN Kabupaten Bekasi juga KADIN Kabupaten Subang sebagai bentuk penguatan sinergi regional.


Mukota Kadin Kota Bekasi tidak hanya membahas proses pemilihan ketua baru, tetapi juga menegaskan kembali posisi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
 
Baca juga: Jawadul Akbar: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Bekasi yang Naik Kelas

Dalam proses organisasi, tercatat hanya satu bakal calon yang mendaftar, namun keputusan akhir tetap akan ditetapkan melalui mekanisme persidangan internal sesuai aturan organisasi.

Forum juga menyoroti dinamika ekonomi global yang berdampak langsung pada dunia usaha nasional dan daerah.

Baca juga: Dari UMKM sampai Konglomerat Diajak Ngumpul Satu Meja, Dualisme Bubar—KADIN Bekasi Siap Naik Kelas!

Ketegangan geopolitik internasional, termasuk konflik Amerika Serikat dan Iran, disebut memicu kenaikan harga komoditas dunia serta gangguan rantai pasok yang berimbas pada tekanan operasional industri.


Kondisi tersebut membuat sejumlah perusahaan menghadapi penurunan daya tahan usaha hingga melakukan efisiensi tenaga kerja.

Para pelaku usaha berharap pemerintah menghadirkan kebijakan yang memberi ruang napas bagi sektor industri, antara lain melalui insentif fiskal, kemudahan perizinan, serta akses pembiayaan yang lebih fleksibel.

Kolaborasi yang saling menguntungkan antara pemerintah dan dunia usaha dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Melalui Mukota ini, KADIN Kota Bekasi diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang inklusif, adaptif terhadap perubahan global, serta mampu merumuskan program kerja konkret guna memperkuat ekosistem usaha dan mempercepat pemulihan ekonomi di tingkat lokal. [■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post