Walimatussafar ASN Kota Bekasi, Tri Adhianto Tekankan Spirit Haji sebagai Penguat Integritas Pelayanan Publik
bekasi-online.com | Rabu, 6 Mei 2026, 13:05 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono menegaskan pentingnya nilai spiritual, keteladanan, dan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam momentum Walimatussafar ASN Kota Bekasi yang akan menunaikan ibadah haji di tahun 2026M atau 1447H ini.Dalam sambutannya, Tri Adhianto menekankan bahwa perjalanan ibadah haji merupakan proses pembentukan karakter melalui ujian kesabaran, tanggung jawab, dan keikhlasan.
Menurutnya, setiap ujian kehidupan sejatinya menjadi bagian dari proses pendewasaan spiritual sekaligus penguatan integritas pribadi, terutama bagi ASN yang memikul amanah pelayanan publik.
Ia mengingatkan pentingnya membangun kedekatan spiritual melalui doa yang dilakukan dengan keyakinan penuh.
ASN, kata dia, perlu menyediakan ruang hening untuk berdoa dan melakukan refleksi diri agar mampu menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kualitas spiritual dalam menjalankan tugas negara.
Tri juga menegaskan bahwa ASN tidak cukup hanya bekerja secara profesional, tetapi harus menunjukkan sikap amanah, disiplin, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Nilai keteladanan tersebut dinilai penting agar pelayanan publik berjalan tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga berlandaskan etika dan moralitas.
Dalam kesempatan itu, ia turut membagikan pengalaman pribadi terkait perjalanan panjang menuju ibadah haji yang telah dinantikan sejak pendaftaran pada 2010 hingga akhirnya dapat terlaksana setelah melalui berbagai penundaan.
Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran tentang kesabaran, keteguhan doa, dan kesiapan spiritual.
Melalui Walimatussafar ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap para ASN yang berhaji dapat kembali sebagai pribadi yang lebih matang secara spiritual, sehat, serta mampu memperkuat budaya kerja yang berintegritas.
Nilai-nilai haji diharapkan tidak berhenti pada ritual ibadah, melainkan tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran tentang kesabaran, keteguhan doa, dan kesiapan spiritual.
Nilai-nilai haji diharapkan tidak berhenti pada ritual ibadah, melainkan tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
