contoh iklan header
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Aksi 12.11 Bekasi Bersama Palestina Dihadiri Satu Juta Massa Menyemut di Jantung Kota Bekasi

banner

Kota Bekasi Mengutuk Benjamin Netanyahu, Pimpinan Zionis Israhell Sebagai Penjahat Kemanusiaan Abad 21, Yang Harus Digeret Ke Mahkamah Internasional

Ketua ICMI Orda Kota Bekasi, Ustadz H. Faisal Moeliza dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Ustadz H. Saifuddaulah dan Korlap Panitia Pelaksana Aksi 12.11, Ustadz Ismail Ibrahim di atas Mokom pada Ahad,12/11/2023 di Jl. Jend. A. Yani, Kota Bekasi

BEKASI KOTA, BksOL — Aksi bela Palestina bukan cuma digelar di ibukota DKI Jakarta dan banyak kota-kota di negara besar di dunia dan terus digelar di sejumlah kota & kabupaten di Indonesia. Hari ini saja setidaknya 1 juta orang massa turun memadati jalan protokol Jend. Ahmad Yani di Kota Bekasi menyuarakan dukungan kepada Palestina.

Pantauan via video drone secara eagle eyes (mata elang), persimpangan Jl. Burangrang - Jl. Jend A. Yani penuh sesak massa menyemut di semua ruas jalan, Ahad (12/11/2023)


Pengamatan BksOL, sedikitnya hadir 1 juta lebih massa yang berkumpul di jantung Kota Bekasi di sepanjang ruas nadi jalan protokol Jl. Jend. Ahmad Yani dari depan Islamic Center hingga ke arah GOR Chandrabaga dengan pakaian dominan putih diselingi warna lainnya dilengkapi atribut warna semangka, bendera Palestina dan bendera Merah Putih pada hari Ahad, 12/Nov/2023.
Pj.Walikota, Gani Muhammad turut meneriakkan kemerdekaan bagi Palestina di atas mokom bersama Ustadz Ismail Ibahim pada Aksi 12.11 Bekasi Bersama Palestina, Ahad 12/11/2023

Baca juga: Hadir 1 Juta Massa Memadati Ruas Jalan Protokol Jl. Jend. A. Yani di Kota Bekasi, Aksi 12-11 Bekasi Bersama Palestina Diliput Mata Dunia


Aparat Polres Metro Bekasi Kota dan Satpol PP Pemkot Bekasi mau tak mau menurunkan ratusan personil dan harus membuat rekayasa lalu lintas dengan memblokir jalan raya protokol Jl. Jend. Ahmad Yani, mulai dari flyover depan Islamic Center Kota Bekasi, melewati depan GOR (Gedung Olah Raga) Bhagasasi, hingga fly over gerbang Summarecon, dimana area tersebut biasa digunakan oleh warga Kota Bekasi berkumpul untuk CFD (Car Free Day), setiap Ahad.

Video Aksi 12.11 Bekasi Bela Palestina, dihadiri 1 jutaan massa yang mengutuk pemimpin zionis israhell, Benjamin Netanyahu, penjahat kemanusiaan abad ke-21


Penghitungan jumlah massa yang turut hadir di acara akbar Aksi 12-11 Bekasi Bersama Palestina diperkirakan hadir satu juta lebih massa, dengan asumsi perbandingan daya tampung pengunjung GOR Chandrabaga Kota Bekasi yang kapasitas penuhnya saja 70.000 orang, maka dari tikum (titik kumpul) Islamic Center depan BCP (Bekasi Cyber Park) hingga ke bundaran Summarecon sedikitnya ada belasan tikum.


Perhitungannya jika 70.000 dikalikan dengan 15 titik kumpul saja jumlahnya mencapai 70.000 orang X 15 titik = 1.050.000 orang yang terpantau.


Jadi diperkirakan jumlah massa mencapai satu juta lebih menyemut sepanjang jalur protokol itu. Belum lagi massa yang berdatangan dari arah timur & barat di Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang. Hal ini diperkuat dan diperjelas oleh pantauan video drone dari udara.

Banner with condemning the Zionist Israhell is Real Terrorist, Expell the Invaders from Palestine Land, at Bekasi City Save Palestine, Sunday 11/12/2023

Massa mulai memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB bahkan sudah ratusan massa hadir sejak waktunya sholat Shubuh berjama’ah di Masjid Islamic Center.

Di lokasi diketahui tengah diterapkan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor ini, massa berwarna semangka mulai menyemut hingga jam 06:00 WIB pagi dan dipimpin oleh panitia pelaksana dengan mobil komando (mokom) bertingkat dua serta beberapa awak televisi dan media lainnya.



Di depan simpang Jalan Burangrang, konvoi berhenti dan dimulai orasi tepat dibtengah persimpang empat penjuru dimana sepanjang jalur jalan raya dominan penuh warna semangka, warna bendera Palestina dan bendera Merah Putih serta banyak massa berbaju putih, dengan beragam atribut tentang Palestina.

Para pemuda Kota Bekasi berdiri mengangkangi bendera Zionis Israel dengan foto Benjamin Netanyahu yang ditulis dengan Setan Nyahoe (Devil you know!) dan Joe Biden dengan tulisan Joe Budeg (Joe Deft)

Berikut ini Rundown Acara Kota Bekasi Bela Palestina, yang didapat dari panitia pelaksana.


Sementara itu di tempat terpisah, komunitas wartawan Bekasi Raya juga menyampaikan keprihatinan Dewan Pers Republik Indonesia, karena ditengarai di tengah perang antara Palestina dan negara penjajah Zionis Israel, sedikitnya telah terbunuh 42 personil wartawan internasional. Berikut petikan pernyataannya.

Didit Susilo, wartawan senior kota Bekasi dan keluarga

Baca juga: Dihadiri Capres Anies Baswedan, Din Syamsudin ke Massa Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat: “Aspirasi Politik Ditahan Dulu!”

Didit Susilo, Wartawan Senior Kota Bekasi menyatakan kegeramannya kepada pimpinan Zionis Israel, Benjamin Netanyahu.

Baginya Netanyahu bukan saja melanggar hukum perang internasional, tapi telah melakukan pembantai etnis atau genosida kepada rakyat Palestina.

Dimana rakyat Palestina bukan dari kalangan Muslim saja tapi juga, warga Palestina yang beragama Yahudi dan Kristiani dengan alasan, menghancurkan Hamas yang menggunakan rakyat sebagai humanshield (perisai manusia).

Didit Susilo, Jurnalis Senior Kota Bekasi, Ahad 12/11/2023

Sudah sepantasnya Perdana Menteri Zionis Israel, Benjamin Netanyahu dan juga negara-negra sponsornya yang dipimpin Presiden Amerika Serikat, Joe Biden digeret ke Mahkamah Internasional untuk diadili karena melakukan pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) bahkan kejahatan kemanusiaan terburuk di abad 21.


Sekretaris PWI Bekasi Raya, Ade Muksin dan Redaktur Pelaksana BksOL, SidikRizal setelah mengikuti aksi Kora Bekasi Bela Palestina, Ahad 12/11/2023.

Demikian pula Sekretaris PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, SH menyatakan hal yang serupa, tentang kekejaman pemimpin Zionis Israel kepada semua orang termasuk terbunuhnya 42 wartawan internasional yang ditugaskan di Palestina.

Terbunuhnya mereka akibat serangan militer yang dilakukan oleh IDF (Israel Defense Forces) yang luar biasa kejam, bukan saja warga Palestina dari kalangan Muslim.

Tapi ada juga warga Palestina yang beragama Yahudi Orthodox, Umat Kristiani turut menjadi korban kekejaman tentara IDF, dengan alasan menghancurkan HAMAS.

Lihat juga: Video Ajakan Aksi Damai Kota Bekasi Bersama Palestina untuk Seluruh LSM, Ormas & Lintas Agama

Sedikitnya puluhan ribu massa memadati jalan raya Jend.Ahmad Yani, di jantung Kota Bekasi depan Islamic Center & BCP, Ahad 12/11/2023

Sementara itu di lain tempat dan waktu, Dewan Pers Republik Indonesia menyampaikan kemarahannya melalui pernyataan empati kepada rakyat Palestina di Jalur Gaza.
  1. Dewan Pers menyampaikan empati mendalam untuk para korban tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina.
  2. Pemberitaan oleh pers secara substantif mendapatkan atensi publik yang luas karena terkait dengan pemenuhan hak asasi manusia yang paling mendasar, yaitu hak atas kemerdekaan bangsa Palestina.
  3. Dewan Pers mengingatkan agar semua produk jurnalistik yang dihasilkan dalam peliputan terutama berbagai jenis konflik senantiasa tunduk dan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Oleh karena itu, Dewan Pers mengimbau kepada pers nasional dalam melakukan peliputan agar mempedomani hal-hal berikut ini:

  1. Pers sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial serta mencerdaskan publik untuk ikut serta menjadi penegak demokrasi dalam pemenuhan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945.
  2. Pers harus memberikan informasi yang utuh serta mempertanggungjawabkan akurasi informasi yang diberitakan dan/atau disiarkan. Oleh karena itu, dalam pemberitaan perlu menghadirkan data yang akurat tidak sekadar mengambil dari media lain, termasuk perlu melakukan dialog dengan ahli.
  3. Terkait dengan penggunaan simbol-simbol suatu negara yang digunakan oleh jurnalis dalam menyampaikan pemberitaan suatu konflik, hal itu bagian dari ekspresi keberpihakan pers dan dapat dilakukan dengan tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.
  4. Pers agar tidak dimanfaatkan untuk melakukan mobilisasi massa yang mengarah pada situasi tidak kondusif di tengah masyarakat yang berpotensi mengarah pada benturan fisik atau konflik sosial di tengah masyarakat.

“Demikian penyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk penjelasan resmi dari Dewan Pers terkait karya jurnalistik dalam peristiwa tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina,” pungkas Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu SH MS pada 30/10/2023 lalu di Jakarta. [■]

Reporter: TimRedaksiEditor: DikRizal

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post
banner