Sahur Bareng Polisi, Bukan Razia: Polres Metro Bekasi Kota dan LSM Somasi Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas
bekasi-online.com | Rabu 25 Feb 2026, 19:18 WIB | Wahyu / DR
— BEKASI | Penguatan sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan sahur bersama yang digelar di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (25/2/2026).
— BEKASI | Penguatan sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan sahur bersama yang digelar di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (25/2/2026).Agenda kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum komunikasi strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Baca juga: Ketua PCNU Tanggapi Kolab Banser, Ormas, LSM & Polrestro Bekasi Kota
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, dihadiri unsur kepolisian, ormas (organisasi kemasyarakatan), serta LSM (lembaga swadaya masyarakat).
Apresiasi dan Komitmen Bersama
Ketua Umum LSM Somasi, Budi Ariyanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kepolisian yang dinilainya konsisten membuka ruang dialog dan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat.
Momentum ini mencerminkan pendekatan humanis aparat keamanan dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan gangguan kamtibmas berbasis kolaborasi sosial.
Ketua Umum LSM Somasi, Budi Ariyanto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kepolisian yang dinilainya konsisten membuka ruang dialog dan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, pendekatan partisipatif seperti ini memiliki dampak positif dalam membangun rasa saling percaya antara aparat dan masyarakat.
Ia menilai hubungan antara kepolisian, LSM, dan organisasi masyarakat di Kota Bekasi selama ini berjalan konstruktif dengan komunikasi yang aktif.
Kesamaan visi dalam menjaga keamanan wilayah menjadi faktor utama terciptanya stabilitas sosial yang berkelanjutan.
Peran Kolaboratif Jaga Kondusivitas
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Hubungan yang terbangun selama ini sangat baik dan kondusif. Kami melihat adanya kesamaan tujuan untuk menjaga keamanan Kota Bekasi.” ujarnya.
“Kegiatan sahur bersama ini memiliki makna strategis karena memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan kedekatan aparat dengan masyarakat,” imbuhnya.
Peran Kolaboratif Jaga Kondusivitas
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: Resmi Dilantik, BEM PTNU Bekasi Langsung Pasang Badan: Mahasiswa Turun, Rakyat Mulai Punya Asa Lagi
Menurutnya, peran organisasi masyarakat dan LSM sangat penting dalam membantu menciptakan suasana yang aman, damai, dan tertib melalui edukasi sosial serta komunikasi di tingkat akar rumput.
Ia juga berharap kegiatan kebersamaan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin tahunan, sehingga sinergi yang telah terbangun tidak bersifat sementara atau seremonial semata.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai tradisi kebersamaan. Dengan komunikasi yang kuat, potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal karena ada koordinasi yang baik antara masyarakat dan aparat,” tambah Budi.
Momentum Strategis Menjelang Ramadhan
Kegiatan sahur bersama ini dinilai memiliki nilai strategis karena dilaksanakan menjelang Ramadhan, periode yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas malam hari, serta dinamika sosial yang memerlukan pengawasan dan koordinasi lebih intensif.
Ia juga berharap kegiatan kebersamaan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin tahunan, sehingga sinergi yang telah terbangun tidak bersifat sementara atau seremonial semata.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai tradisi kebersamaan. Dengan komunikasi yang kuat, potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal karena ada koordinasi yang baik antara masyarakat dan aparat,” tambah Budi.
Momentum Strategis Menjelang Ramadhan
Kegiatan sahur bersama ini dinilai memiliki nilai strategis karena dilaksanakan menjelang Ramadhan, periode yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas malam hari, serta dinamika sosial yang memerlukan pengawasan dan koordinasi lebih intensif.
Melalui pendekatan kebersamaan, diharapkan tercipta situasi yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
Secara lebih luas, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa stabilitas wilayah dapat terwujud melalui kemitraan yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sipil.
Secara lebih luas, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa stabilitas wilayah dapat terwujud melalui kemitraan yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sipil.
