Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Sudarsono Dilantik Jadi Camat: “Bekasi Barat Bukan Kolam Renang Tahunan!”

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Setelah Dilantik Sudarsono Langsung Diwarisi PR Banjir Tahunan, Sampah dan Pelayanan Publik

bekasi-online.com | Jumat, 6 Feb 2026, 13:10 WIB |NMR/DR

Eks Lurah Bintara itu kini pegang “wilayah panas” yang langganan banjir dan sorotan pelayanan publik. Belum juga hangat kursi jabatan, Camat Bekasi Barat yang baru, Sudarsono, sudah dihadapkan pada “paket komplit” persoalan kota: banjir, sampah, dan pelayanan publik yang sering bikin warga tarik napas panjang. Usai dilantik dalam rotasi pejabat Pemkot Bekasi, Jumat (6/2/2026), Sudarsono langsung tancap gas dengan janji membenahi wilayah yang selama ini identik dengan genangan air saat hujan datang tanpa permisi.

 — BEKASI BARAT | Pemerintah Kota Bekasi kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi pejabat aparatur sipil negara.

Dalam pelantikan yang digelar Jumat, 6 Februari 2026, di Aula H. Nonon Sonthanie Plaza Pemkot Bekasi, Walikota Bekasi Tri Adhianto melantik 44 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional.

Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Sudarsono yang resmi dipercaya menjabat Camat Bekasi Barat.


Penunjukan Sudarsono dinilai bukan tanpa alasan. Wilayah Bekasi Barat selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kawasan strategis sekaligus kompleks di Kota Bekasi.

Selain berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, wilayah ini juga kerap menghadapi persoalan klasik seperti banjir, penumpukan sampah, hingga tingginya tuntutan pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Usai dilantik, Sudarsono langsung membeberkan fokus utama yang akan menjadi prioritas kerjanya. Ia menegaskan persoalan banjir menjadi pekerjaan rumah paling mendesak yang harus segera ditangani secara kolaboratif.

Adapun misi ke depan sebagai Camat Bekasi Barat yang pertama adalah menangani permasalahan banjir. Ini tidak bisa ditangani oleh kecamatan semata, tapi oleh stakeholder dan Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Sudarsono kepada awak media usai pelantikan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan masyarakat terhadap kondisi banjir di sejumlah titik Bekasi Barat yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Kawasan yang menjadi jalur perlintasan menuju Jakarta itu diketahui memiliki kepadatan permukiman tinggi serta sistem drainase yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah.

Tak hanya soal banjir, Sudarsono juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah dan tata kelola pelayanan publik.

Ia menyebut akan melakukan pemetaan persoalan secara menyeluruh agar penanganan di lapangan lebih terukur dan tepat sasaran.

Menurutnya, pembenahan internal birokrasi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah wilayah.

Perbaikan secara internal, baik di kecamatan maupun di tingkat kelurahan dan menata SDM untuk menopang pelayanan kepada masyarakat, dipastikan sesuai SOP dan membuat masyarakat menjadi nyaman,” tegasnya.

Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang belakangan mendorong reformasi pelayanan publik berbasis respons cepat dan peningkatan kualitas aparatur.

Dari sisi rekam jejak, Sudarsono bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Kota Bekasi. Sebelum dipercaya menjadi Camat Bekasi Barat, ia menjabat sebagai Sekretaris Camat Pondokmelati.

Ia juga pernah menjadi Lurah Bintara, wilayah yang masih berada di Kecamatan Bekasi Barat.

Saat memimpin Kelurahan Bintara, Sudarsono mencatat sejumlah capaian. Kelurahan tersebut berhasil meraih Juara 1 Kinerja Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2021 serta Juara 2 Kinerja Kelurahan Regional II Jawa-Bali pada 2022.

Pengalaman itu menjadi modal penting bagi dirinya dalam memimpin wilayah Bekasi Barat yang memiliki dinamika perkotaan cukup tinggi.

Karier Sudarsono di birokrasi juga terbilang cukup beragam. Ia pernah bertugas di Dinas Perhubungan sebagai Kepala Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR), hingga menjabat Kasubag Humas Pemkot Bekasi.

Saat berada di bagian humas, tim yang dipimpinnya bahkan sempat meraih penghargaan KIP (keterbukaan informasi publik) tingkat Jawa Barat.

Tak lama setelah dilantik, Sudarsono juga mulai turun langsung ke lapangan. Salah satu langkah awalnya adalah meninjau fasilitas bermain anak di Taman Rawa Tembaga, Kelurahan Jakasampurna, yang dilaporkan warga mengalami kerusakan dan membahayakan keselamatan anak-anak.

Langkah cepat itu dinilai sebagai sinyal bahwa kepemimpinannya ingin lebih responsif terhadap aduan masyarakat.

Rotasi pejabat yang dilakukan Pemkot Bekasi sendiri disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengisian sejumlah jabatan kosong di lingkungan pemerintahan.

Walikota Bekasi Tri Adhianto menyebut mutasi tersebut juga menjadi bentuk promosi bagi aparatur yang dinilai memiliki kompetensi dan kinerja baik.

Kini, tantangan besar menanti Sudarsono di Bekasi Barat. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan cepat, persoalan banjir yang berulang, hingga kebutuhan penataan lingkungan perkotaan, publik akan melihat sejauh mana camat baru ini mampu menerjemahkan janji kerja menjadi langkah nyata di lapangan. [■]

Reporter: NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post