Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Biasanya “Menguliti” Pejabat, Kali Ini PWI Bekasi Raya Bikin Anak Yatim Tersenyum

iklan banner AlQuran 30 Juz

PWI Bekasi Raya Gelar Bukber + Santunan 30 Anak Yatim, Bukti PWI Tak Cuma Pandai Buat Berita, Tapi Juga Berbagi


Kalau biasanya wartawan Bekasi sibuk membongkar kasus dan mengejar pejabat buat dimintai klarifikasi, Sabtu sore (7/3/2026) suasana di Kantor PWI Bekasi Raya justru berbeda. Para jurnalis yang biasanya membawa kamera dan buku catatan, kali ini membawa santunan untuk 30 anak yatim piatu dalam acara buka puasa bersama yang hangat dan penuh tawa.

 — KOTA BEKASI | Di tengah hiruk-pikuk Kota Bekasi yang kadang lebih ramai oleh berita politik ketimbang suara azan Maghrib, ada satu pemandangan yang bikin hati warga sedikit adem: wartawan yang biasanya sibuk membongkar berita, kali ini justru sibuk membagikan rezeki.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada 30 anak yatim piatu. Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor PWI Bekasi Raya, Jalan Rawa Tembaga II, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Tempat yang biasanya dipenuhi diskusi serius soal berita, isu publik, hingga kritik untuk pejabat, sore itu berubah suasana: lebih banyak senyum anak-anak yatim daripada suara debat redaksi.

Acara ini dihadiri oleh Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, SH beserta jajaran pengurus, Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Al Qalam PWI Bekasi Raya M. Dirham, serta sejumlah tamu undangan.

Turut hadir pula Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Effendi, S.Pd., M.M dan puluhan anggota PWI Bekasi Raya.

Bagi warga Bekasi, kehadiran organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia ini memang punya makna tersendiri.

Bukan cuma jadi tempat berkumpulnya para pencari berita, tapi juga sering jadi “kantor pengaduan tidak resmi” bagi rakyat kecil yang kadang suaranya kalah keras dibanding suara pengeras toa kampanye.

Momentum buka puasa ini pun terasa spesial. Wartawan yang biasanya mengejar narasumber, sore itu justru dikejar anak-anak yatim yang ingin foto bareng sambil memegang amplop santunan. Wartawan pun mendadak berubah fungsi: dari tukang tanya jadi tukang bagi.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antar anggota sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Santunan diberikan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah. Bagi anak-anak yatim yang hadir, mungkin mereka tak terlalu paham apa itu organisasi profesi pers. Tapi mereka paham satu hal sederhana: ada orang-orang yang peduli dan mau berbagi.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, SH, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda sosial yang rutin dilaksanakan sebagai wujud kepedulian insan pers terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini, kami ingin mempererat silaturahmi antar anggota PWI Bekasi Raya sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi pengingat bahwa insan pers juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” ujar Ade Muksin.

Sementara itu, Ketua DKM Mushola Al Qalam PWI Bekasi Raya, M. Dirham, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan PWI.

Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Mushola Al Qalam di lingkungan PWI Bekasi Raya juga terus berupaya menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitar,” ungkap M. Dirham.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan, diawali dengan tausiah singkat, penyerahan santunan kepada anak yatim, serta ditutup dengan buka puasa bersama.

Dan bagi warga Bekasi yang sering melihat wartawan mondar-mandir dengan kamera dan buku catatan, momen seperti ini mengingatkan satu hal: di balik berita-berita keras tentang politik, korupsi, dan polemik kota, masih ada ruang kecil yang hangat — tempat wartawan berbagi santunan, nasi kotak, doa, dan harapan untuk anak-anak yatim yang masa depannya jauh lebih penting daripada sekadar headline berita. [■]

Reporter: Wahyu/Hery/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post