Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

HUT ke-29 Bekasi, Dr. Evi Tegaskan APBD Harus Kembali ke Rakyat dan pembangunan harus terasa di masyarakat

iklan banner AlQuran 30 Juz
HUT ke-29 Bekasi, Dr. Evi Tegaskan APBD Harus Kembali ke Rakyat dan pembangunan harus terasa di masyarakat

bekasi-online.com | Selasa,10 Maret 2026, 20:05 WIB | Why//DR





 — KOTA BEKASI | 
Momentum HUT ke-29 Kota Bekasi, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti Dorong Pembangunan Berkeadilan dan Berorientasi pada Kesejahteraan Warga
Kota Bekasi, 10 Maret 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi arah pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M., saat memberikan keterangan kepada awak media di sela rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kota Bekasi.
Menurutnya, usia ke-29 Kota Bekasi menjadi titik penting untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta masyarakat dalam memastikan pembangunan daerah berjalan secara inklusif dan berkeadilan.
Ia menilai bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan fisik kota, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan dampak positif dari kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan.
“Peringatan Hari Dirgahayu Kota Bekasi ini merupakan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat, baik dari unsur eksekutif, legislatif, maupun masyarakat luas, untuk memastikan setiap capaian pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Refleksi Pembangunan dan Arah Kebijakan Daerah
Dr. Evi menegaskan bahwa momentum hari jadi kota harus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk melihat kembali capaian pembangunan sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan. Menurutnya, Kota Bekasi sebagai salah satu kota penyangga ibu kota memiliki dinamika pembangunan yang sangat cepat, sehingga diperlukan kebijakan yang adaptif serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pembangunan yang baik tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Pembangunan tidak cukup hanya diukur dari berdirinya gedung atau pembangunan fisik semata, tetapi juga harus dilihat dari bagaimana pembangunan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan Harus Memiliki Nilai Keadilan Sosial
Lebih lanjut, Dr. Evi menekankan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus memiliki prinsip keadilan sosial. Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan adalah pembangunan yang memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk mendapatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan layanan publik lainnya.
Ia mengingatkan bahwa esensi pembangunan sejatinya adalah menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan itu harus memiliki ruh, yakni menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi. Sejatinya pembangunan harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Komitmen Mengawal APBD untuk Kepentingan Masyarakat
Sebagai anggota DPRD yang bertugas di Komisi II, Dr. Evi juga menegaskan komitmennya dalam mengawal kebijakan anggaran daerah agar tetap berpihak pada kepentingan publik. Ia menilai bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dilakukan secara transparan, efektif, serta tepat sasaran.
Menurutnya, DPRD memiliki fungsi penting dalam memastikan bahwa setiap alokasi anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengawasan terhadap penggunaan APBD menjadi bagian dari tanggung jawab kami di DPRD. Kami ingin memastikan bahwa anggaran daerah benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program pembangunan yang nyata,” ujarnya.
Pendidikan Menjadi Prioritas Strategis
Dalam sektor pendidikan, Dr. Evi menekankan pentingnya menjaga komitmen pemerintah daerah terhadap amanat undang-undang yang mengatur alokasi minimal 20 persen anggaran untuk sektor pendidikan.
Ia mengapresiasi bahwa di Kota Bekasi alokasi anggaran pendidikan bahkan telah mendekati 30 persen dari total APBD. Namun demikian, menurutnya, yang terpenting bukan hanya besarnya anggaran, melainkan efektivitas pemanfaatannya.
“Kita ingin memastikan bahwa anggaran pendidikan benar-benar sampai kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan akses pendidikan yang layak,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik, serta peningkatan kompetensi guru.
Selain itu, ia menilai bahwa pendidikan harus menjadi instrumen utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Kota Bekasi di masa depan.
Penguatan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Selain sektor pendidikan, layanan kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam pembangunan daerah. Dr. Evi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir memastikan seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau.
Ia juga menyoroti pentingnya validasi data penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) agar bantuan jaminan kesehatan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran.
“Kita berharap penerima PBI benar-benar sesuai dengan kriteria sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh jaminan kesehatan secara optimal,” ungkapnya.
Menurutnya, layanan kesehatan yang merata merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Mendorong Sinergi Pembangunan Daerah
Dr. Evi juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, serta partisipasi aktif masyarakat.
Ia berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat menjadi penguat kolaborasi semua pihak dalam menjaga stabilitas pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Kota Bekasi terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.
Harapan untuk Kota Bekasi ke Depan
Menutup pernyataannya, Dr. Evi menyampaikan harapannya agar Kota Bekasi ke depan dapat terus berkembang menjadi kota yang maju, nyaman, serta memiliki kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.
Ia juga berharap pembangunan yang dijalankan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh warga.
“Semoga di usia ke-29 ini Kota Bekasi semakin maju, semakin nyaman untuk dihuni, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” pungkasnya
[■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post