Bekasi Bersama Palestina, Tokoh Ormas dan Ulama Konsolidasikan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
bekasi-online.com | Jumat, 10 April 2026, 13:05 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, dan elemen masyarakat Kota Bekasi menginisiasi gerakan Bekasi Bersama Palestina (BBP) sebagai bentuk konsolidasi solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina di tengah situasi konflik Timur Tengah yang masih berlangsung.
— KOTA BEKASI | Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, dan elemen masyarakat Kota Bekasi menginisiasi gerakan Bekasi Bersama Palestina (BBP) sebagai bentuk konsolidasi solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina di tengah situasi konflik Timur Tengah yang masih berlangsung.Pertemuan persiapan kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan visi lintas organisasi sekaligus langkah awal membangun gerakan publik berbasis kepedulian kemanusiaan.
BBP dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai upaya menjaga kesadaran kolektif masyarakat terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi Ustadz H. Ismail Ibrahim, Ketua PA 212 Ustadz H. Verry Koestanto, serta pengurus Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Wahyudin, bersama sejumlah tokoh ormas Islam, aktivis dakwah, dan relawan sosial di Kota Bekasi.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi Ustadz H. Ismail Ibrahim, Ketua PA 212 Ustadz H. Verry Koestanto, serta pengurus Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Wahyudin, bersama sejumlah tokoh ormas Islam, aktivis dakwah, dan relawan sosial di Kota Bekasi.
Dalam forum tersebut, para peserta menegaskan bahwa BBP merupakan gerakan bersama masyarakat Bekasi yang lahir dari kepedulian kemanusiaan, bukan representasi kelompok tertentu.
Kolaborasi lintas organisasi dipandang penting agar pesan solidaritas memiliki legitimasi sosial yang luas dan inklusif.
Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi, Ismail Ibrahim, mengatakan bahwa dukungan terhadap Palestina merupakan panggilan moral sekaligus tanggung jawab kemanusiaan.
“Gerakan ini hadir atas nama kemanusiaan. Bekasi ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak melupakan saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.
Ia menambahkan, solidaritas publik perlu terus dirawat agar perhatian masyarakat dunia terhadap Palestina tidak meredup di tengah dinamika konflik global lainnya.
Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi, Ismail Ibrahim, mengatakan bahwa dukungan terhadap Palestina merupakan panggilan moral sekaligus tanggung jawab kemanusiaan.
“Gerakan ini hadir atas nama kemanusiaan. Bekasi ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak melupakan saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.
Ia menambahkan, solidaritas publik perlu terus dirawat agar perhatian masyarakat dunia terhadap Palestina tidak meredup di tengah dinamika konflik global lainnya.
Secara teknis, forum menyepakati sejumlah langkah persiapan, antara lain penyusunan agenda kegiatan, konsolidasi dukungan institusi, serta mobilisasi partisipasi ormas Islam, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat.
Dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), DPRD Kota Bekasi, serta berbagai organisasi masyarakat direncanakan akan tercermin melalui keterlibatan resmi dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan BBP nantinya diarahkan pada aksi solidaritas publik berupa doa bersama, penguatan edukasi kemanusiaan, serta kemungkinan penggalangan bantuan bagi masyarakat Palestina.
Para tokoh menilai gerakan ini menjadi refleksi kepedulian sosial masyarakat Kota Bekasi sekaligus penguatan nilai persaudaraan kemanusiaan lintas elemen.
Kegiatan BBP nantinya diarahkan pada aksi solidaritas publik berupa doa bersama, penguatan edukasi kemanusiaan, serta kemungkinan penggalangan bantuan bagi masyarakat Palestina.
Para tokoh menilai gerakan ini menjadi refleksi kepedulian sosial masyarakat Kota Bekasi sekaligus penguatan nilai persaudaraan kemanusiaan lintas elemen.
Tags
Daerah kota bekasi

