Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Halalbihalal PCNU Bekasi, Konsolidasi Organisasi Digeber

iklan banner AlQuran 30 Juz
Halalbihalal PCNU Bekasi, Konsolidasi Organisasi Digeber

bekasi-online.com | Sabtu,11 April 2026, 13:05 WIB | Why/DR






 — KOTA BEKASI | Halalbihalal PCNU Kota Bekasi 2026: Perkuat Ukhuwah, Teguhkan Khidmah, dan Konsolidasi Program
BEKASI — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menyelenggarakan kegiatan halalbihalal dan silaturahmi pada Sabtu (11/4/2026) di NU Center Kota Bekasi, Jalan Bambu Kuning, Rawalumbu. 
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi pasca-Ramadan.
Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Khidmah PCNU Kota Bekasi untuk Kemaslahatan Jam’iyah dan Jamaah”, acara dihadiri oleh Ketua PCNU Kota Bekasi H. Ayi Nurdin, S.H.I., M.H., jajaran pengurus tingkat cabang (PCNU), Majelis Wakil

 Cabang (MWC) se-Kota Bekasi, hingga unsur ranting dan anak ranting. Turut hadir perwakilan legislatif dari Fraksi PKB, yakni Rizky Topan Nanda dan Wildan Faturrohman, serta Panglima Joepry selaku Ketua PCNU Ansor Kota Bekasi.

Kegiatan ini secara khusus diperuntukkan bagi jajaran pengurus NU sebagai forum internal organisasi, bukan untuk masyarakat umum. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, halalbihalal juga dimaknai sebagai ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, dan memastikan keberlanjutan program kerja organisasi di جميع tingkatan.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kota Bekasi H. Ayi Nurdin menegaskan bahwa tradisi halalbihalal memiliki akar sejarah panjang dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. 
Ia menyebut, tradisi ini mulai melembaga sejak 1948, diprakarsai oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, atas usulan Rais Aam PBNU K.H. Abdul Wahab Hasbullah, sebagai sarana mempererat persatuan nasional pasca-kemerdekaan.

“Halalbihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan instrumen penting dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat fondasi kebersamaan dalam organisasi,” ujar Ayi.
Menurut dia, semangat saling memaafkan dan keterbukaan yang terbangun dalam momentum Idulfitri harus menjadi energi baru bagi seluruh pengurus untuk bergerak lebih solid dan terarah dalam menjalankan program organisasi.

Ia menekankan bahwa PCNU Kota Bekasi sebagai struktur tingkat kota memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh program organisasi dapat diimplementasikan secara sistematis hingga ke tingkat paling bawah, yakni MWC (kecamatan), ranting (kelurahan), hingga anak ranting (komunitas/RW).

“Program yang kita jalankan harus berbasis kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata. Tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus dirasakan langsung oleh warga NU dan masyarakat Kota Bekasi secara luas,” katanya.

Lebih lanjut, Ayi juga menyinggung dinamika global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. 
Ia menilai, situasi tersebut tidak hanya berdampak pada aspek geopolitik, tetapi juga berimplikasi pada kondisi ekonomi dan kemanusiaan secara global.
Dalam konteks tersebut, ia mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk memperkuat solidaritas spiritual melalui doa serta menjaga sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Kita harus mendoakan agar konflik segera berakhir, para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keadilan dapat ditegakkan. 
Di saat yang sama, kita juga perlu menyikapi informasi dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya memperkuat peran NU sebagai organisasi berbasis warga (jam’iyah) yang memiliki jaringan luas dan aktivitas yang berkelanjutan. 
Menurutnya, dengan jumlah warga NU yang signifikan di Kota Bekasi, setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan secara konkret.

Kegiatan halalbihalal ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
 Para pengurus memanfaatkan momen tersebut untuk saling bermaafan, mempererat hubungan personal, serta memperkuat komitmen kolektif dalam menjalankan amanah organisasi.

Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus merawat tradisi, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan kualitas khidmah kepada umat. Konsolidasi yang terbangun diharapkan mampu mendorong efektivitas pelaksanaan program organisasi, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan jam’iyah dan jamaah di Kota Bekasi.
[■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post