Deklarasi Warga Bekasi, Seruan Moral dari Daerah untuk Perdamaian Dunia
bekasi-online.com | minggu, 3Mei 2026, 13:05 WIB | Why/DR
Aksi Bela Palestina jilid 6
KOTA BEKASI — Warga Kota Bekasi menyampaikan deklarasi sikap kemanusiaan melalui Maklumat Khutbah yang digelar pada Minggu (3/5/2026), sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina sekaligus refleksi nilai kebangsaan dan kemanusiaan global.
Deklarasi tersebut menegaskan kecaman keras terhadap berbagai bentuk genosida dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Palestina. Dalam pernyataan bersama itu, warga Bekasi juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Maklumat yang disampaikan dalam forum khutbah itu menekankan bahwa sikap solidaritas kemanusiaan merupakan bagian dari amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya komitmen Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Selain menyuarakan dukungan moral dan kemanusiaan, deklarasi warga juga menyerukan langkah hukum internasional terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas konflik kemanusiaan, serta mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan bagi rakyat Palestina.
Warga Bekasi turut meminta pemerintah Republik Indonesia bersama komunitas internasional terus memperjuangkan pengakuan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi global dan forum internasional.
Dalam praktiknya, deklarasi ini juga mendorong masyarakat untuk memperkuat aksi nyata kemanusiaan, mulai dari doa bersama bagi korban konflik dan keluarga prajurit TNI yang gugur, dukungan terhadap penyaluran bantuan kemanusiaan, hingga peningkatan literasi publik berbasis informasi faktual mengenai situasi kemanusiaan dunia.
Kegiatan yang berlangsung di Bekasi pada 3 Mei 2026 atau bertepatan dengan 16 Zulqaidah 1447 Hijriah tersebut menjadi penegasan bahwa solidaritas kemanusiaan lintas masyarakat tetap hidup sebagai bagian dari tanggung jawab moral warga negara dalam menjaga nilai perdamaian dunia.
Dalam pernyataan sikap deklarasi, Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi, Ustadz Ismail Ibrahim, menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina merupakan kewajiban moral, kemanusiaan, dan spiritual yang harus terus dijaga oleh masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Palestina bukan sekadar isu geopolitik, melainkan bagian dari kepedulian umat yang tidak boleh dilupakan hingga kemerdekaan benar-benar terwujud.
Ia juga menyatakan komitmen untuk mendorong penyampaian aspirasi kepada pihak-pihak berwenang agar Pemerintah Indonesia semakin aktif, kuat, dan berani menghadirkan langkah nyata bagi rakyat Palestina melalui diplomasi internasional, bantuan kemanusiaan, serta penguatan dukungan politik luar negeri.
Seruan tersebut disertai ajakan kepada masyarakat agar terus berada di barisan terdepan dalam menjaga solidaritas, memperkuat doa, serta berharap seluruh perjuangan kemanusiaan ini menjadi jalan kebaikan bersama dan menghadirkan perdamaian dunia yang berkeadilan.
