iklan banner
iklan header banner
iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

TMMD #128 Kota Bekasi, Kajari Sulvia: Kolaborasi=Dasar Pembangunan Rakyat

iklan banner AlQuran 30 Juz

Kajari Bekasi Sulvia: Spirit Kebersamaan dalam TMMD Ke-128, Pembangunan Tak Hanya Soal Infrastruktur


Program TMMD Ke-128 di Kota Bekasi bikin suasana kampung berubah total. Jalan lingkungan dibenahi, saluran air dirapikan, warga pun ikut semangat kerja bakti sejak pagi. Yang bikin heboh, banyak warga mengaku kehadiran para tentara bukan cuma membantu pembangunan fisik, tapi juga membawa rasa aman, kedekatan sosial, sampai “vitamin disiplin” gratis buat lingkungan sekitar.

KOTA BEKASI| Penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Bumi Eraska, Jatirangga, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2026), tidak hanya menjadi seremoni berakhirnya program pembangunan terpadu TNI.

Momentum tersebut juga memunculkan pesan kuat mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat dari tingkat bawah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., yang turut hadir dalam kegiatan itu menilai TMMD merupakan contoh nyata pembangunan berbasis kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari tumbuhnya solidaritas sosial dan kepedulian antar instansi terhadap masyarakat.

Sulvia menegaskan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.

TMMD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik semata, melainkan bagaimana seluruh elemen dapat hadir dan bekerja bersama untuk masyarakat.” ungkap Sulvia.

Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang masih sangat kuat,” ujar Sulvia.

Dari sudut pandang Kejaksaan, lanjut Silvia, program seperti TMMD memiliki nilai strategis karena mampu menghadirkan pendekatan humanis negara kepada masyarakat.

Kehadiran aparat negara secara langsung di tengah warga dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus membangun hubungan sosial yang lebih harmonis.

Ia juga mengapresiasi konsistensi TNI dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik seperti edukasi sosial, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Upacara penutupan TMMD Ke-128 dipimpin langsung oleh Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Hadir pula Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Plh Walikota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Program TMMD sendiri merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan terpadu bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga melalui kegiatan fisik dan nonfisik.

Bagi Sulvia, TMMD bukan sekadar agenda tahunan, melainkan cerminan bahwa pembangunan yang kuat lahir dari kolaborasi, kedekatan dengan masyarakat, dan semangat pengabdian lintas institusi demi kepentingan bersama. [■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post