Dari Gerobak Sampah hingga Banjir, Reses Evy Mafrinsingsiati Kupas Kebutuhan Riil Warga
KOTA BEKASI — Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Evy Mafrinsingsiati, melaksanakan kegiatan reses di RW 10 Perumahan Bekasi Jaya Indah, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (14/2). Agenda tersebut merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perumusan kebijakan pembangunan daerah di Kota Bekasi.
Fokus Aspirasi Lingkungan dan Kebutuhan Wilayah
Kegiatan berlangsung dalam suasana dialog terbuka yang dihadiri pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, kader PKK, serta warga setempat. Sejumlah kebutuhan prioritas disampaikan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan permukiman. Aspirasi tersebut mencakup:
Perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan seperti jalan lingkungan, drainase, dan penerangan.
Penguatan sarana kebersihan melalui pengadaan gerobak sampah, tempat pembuangan sementara, serta dukungan operasional petugas kebersihan.
Fasilitas keamanan lingkungan, termasuk perlengkapan ronda dan sarana pendukung sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Dukungan fasilitas kegiatan sosial kemasyarakatan untuk meningkatkan kohesi sosial warga.
Menurut warga, kebutuhan tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kenyamanan, kesehatan lingkungan, serta aktivitas sosial masyarakat sehari-hari.
Isu Banjir dan Pendekatan Terpadu Antarwilayah
Selain persoalan fasilitas lingkungan, isu banjir menjadi perhatian utama dalam forum. Beberapa titik di wilayah sekitar masih menghadapi potensi genangan saat curah hujan tinggi. Menanggapi hal itu, Evy menekankan pentingnya pendekatan sistemik dalam penanganan banjir.
Ia menjelaskan bahwa persoalan banjir tidak hanya berkaitan dengan satu saluran atau sungai tertentu seperti Kali Bekasi, melainkan dipengaruhi kondisi hidrologi lintas kawasan. Infrastruktur pengendali air seperti Polder Aren Jaya tetap berfungsi, namun kapasitasnya akan terdampak apabila terjadi kelebihan debit dari wilayah lain.
“Penanganan banjir harus dilihat secara menyeluruh dan terintegrasi antarwilayah. Ketika kapasitas di satu kawasan melampaui batas, dampaknya akan menyebar ke wilayah lain. Karena itu sinergi pembangunan drainase dan pengendalian air perlu dilakukan bersama,” jelasnya.
Mekanisme Tindak Lanjut dan Peran DPRD
Evy menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD (Pokir) untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah maupun koordinasi dengan perangkat daerah teknis. Ia menyebut proses tersebut membutuhkan tahapan perencanaan, verifikasi, hingga penyesuaian dengan prioritas pembangunan kota.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang bersifat mendesak dan berdampak luas akan menjadi prioritas untuk didorong realisasinya, baik melalui APBD berjalan maupun perencanaan tahun anggaran berikutnya.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Dalam kesempatan itu, Evy juga menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah atau legislatif, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Partisipasi warga dibutuhkan sejak tahap pengusulan, pengawalan program, hingga pemeliharaan hasil pembangunan.
“Aspirasi prioritas akan kami bantu dorong, tetapi keterlibatan masyarakat tetap menjadi kunci. Mulai dari proses pengajuan sampai keberlanjutan program ke depan, termasuk perencanaan tahun 2027,” ujarnya.
Penguatan Komunikasi Wakil Rakyat dan Konstituen
Kegiatan reses ini sekaligus menjadi ruang komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui interaksi langsung, anggota DPRD dapat memahami kebutuhan riil warga, sementara masyarakat memperoleh informasi terkait mekanisme kebijakan dan pembangunan daerah.
Diharapkan, forum reses semacam ini mampu memperkuat hubungan representasi politik yang sehat, meningkatkan akuntabilitas pembangunan, serta memastikan program pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat lingkungan.
[■]
Tags
Daerah bekasi kota
