Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Deklarasi Sahabat MUI Dengan Seratusan Ormas Se Kota Bekasi Jelang Ramadhan

iklan banner AlQuran 30 Juz
Deklarasi Sahabat MUI Dengan Seratusan Ormas Se Kota Bekasi Jelang Ramadhan
Seratusan Ormas Bersatu dalam Tarhib Ramadhan & Deklarasi Sahabat MUI, Bekasi Gaungkan Ukhuwah Umat
bekasi-online.com | Sabtu, 14 Feb 2026, 11:34 WIB | Why/ Her / DR

Seratusan Ormas “Lebur Jadi Satu”, Bekasi resmi punya PASUKAN Sahabat MUI yang siap mengajak pada kebaikan dan mencegah kemunkaran demi kemaslahatan umat muslim khususnya dan warga Bekasi pada umumnya.

 — BEKASI | Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, semangat persatuan umat menggema dalam gelaran Tarhib Ramadan dan Deklarasi Sahabat MUI yang dipusatkan di Islamic Center Bekasi, Sabtu (14/02/2026).

Mengusung tema besar menyatukan umat, kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum konsolidasi dakwah yang mempertemukan ulama, umaro, dan seratusan organisasi kemasyarakatan Islam di Kota Bekasi untuk berada dalam satu barisan persahabatan keumatan bernama Sahabat MUI Kota Bekasi.

Bukan Valentine, Tapi Kasih Sayang Ukhuwah
Meski bertepatan dengan 14 Februari yang identik dengan Hari Kasih Sayang (Valentine), seluruh tokoh yang hadir menegaskan bahwa deklarasi ini tidak memiliki keterkaitan dengan momentum tersebut.

Kasih sayang yang dimaksud justru dimaknai lebih luhur: kasih sayang dalam bingkai ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah Insaniyah (persaudaraan kemanusiaan), dan ukhuwah Wathoniyah (persaudaraan kebangsaan).

Gagasan ini lahir dari inisiatif para ulama dan para ustadz lintas organisasi yang melihat perlunya wadah persahabatan antara ormas-ormas Islam dengan Majelis Ulama Indonesia sebagai ormas keagamaan plat merah yang memiliki fungsi pengayom umat.

Tak kurang dari 70-an ormas —bahkan mendekati seratusan elemen— deklarasikan diri bergabung sebagai Sahabat MUI, menjadikannya salah satu konsolidasi keumatan terbesar di tingkat kota.

Kesamaan Pernyataan: Bersatu di Tengah Perbedaan
Benang merah dari seluruh sambutan tokoh yang hadir mengerucut pada satu pesan: persatuan umat di atas perbedaan organisasi dan pemahaman.

Ketua Sahabat MUI terpilih, Ustadz Ismail Ibrahim, menegaskan bahwa pembentukan wadah ini dilatarbelakangi fakta bahwa tidak semua ulama maupun ormas berada dalam struktur MUI.

“Sahabat MUI adalah mitra strategis, karena tidak semua tokoh Islam masuk dalam struktur MUI. Maka sinergitas ini dibangun untuk kepentingan umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keragaman latar belakang justru menjadi kekuatan bila disatukan.

Komunitas berbeda, ormas berbeda, pemahaman berbeda. Tapi sebagai umat Islam kita harus bersatu dan saling tolong-menolong,” tegasnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi. Ia melihat Sahabat MUI bukan hanya pendukung program, tetapi juga mitra kritis dan penyeimbang.

Sahabat MUI menjadi penguat semangat program keumatan, sekaligus penasihat dan penyeimbang dalam merajut ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathoniyah,” ungkapnya.

Ketua MUI Kota Bekasi, KH Syaifuddin Siroj, menambahkan bahwa deklarasi ini merupakan langkah baru menyelaraskan gerakan ormas Islam.

Sahabat MUI menjadi penyelaras ormas-ormas agama di Kota Bekasi dan mengisi kekosongan di tengah umat,” katanya.
Ia menegaskan, banyak visi dakwah yang tidak bisa dijalankan sendiri oleh MUI.

“Kami harus merangkul ormas lain. Bukan karena MUI ormas plat merah, tapi karena ada ruang dakwah yang harus dikerjakan bersama,” tegasnya.

Wadah Potensi Besar Umat
Forum juga menyoroti besarnya potensi umat Islam yang belum terorganisir maksimal untuk kemaslahatan bersama — baik potensi intelektual, ekonomi, maupun kekuatan organisasi besar seperti Muhammadiyah.

Karena itu, Sahabat MUI diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi lintas potensi, bukan sekadar simbol persahabatan.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Alimuddin, yang mewakili unsur ormas, menilai wadah ini meringankan perjuangan dakwah karena dilakukan secara kolektif.

“Ini bagian dari jihadul sabiluna kita. Kesungguhan untuk fastabiqul khairat bersama MUI,” ujarnya.

Rangkaian Deklarasi & Dukungan Pemerintah
Rangkaian acara berlangsung runut, mulai dari Tarhib Ramadan, sambutan tokoh, pembekalan keumatan, hingga deklarasi bersama ratusan ormas.

Sebelumnya, dalam forum yang sama, politisi sekaligus pengusaha H. Sholihin juga didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina Sahabat MUI, menegaskan komitmen pembinaan umat dan kolaborasi lintas elemen.

Walikota Bekasi berhalangan hadir, namun Pemerintah Kota tetap terwakili oleh Wakil Walikota, Abdul Harris Bobihoe, yang dikenal dekat dengan kalangan umat Muslim.

Kehadirannya mempertegas dukungan pemerintah terhadap gerakan persatuan dakwah, khususnya dalam menjaga kondusivitas Ramadan.

Ukhuwah Jadi Fondasi Gerakan
Dari keseluruhan rangkaian acara, satu pesan kolektif mengemuka: menyatukan umat adalah kerja besar yang harus dilakukan bersama.

Sahabat MUI diharapkan menjadi simpul persahabatan ratusan ormas, wadah sinergi dakwah, sekaligus ruang merawat kasih sayang umat — bukan dalam makna seremonial, tetapi dalam kerja nyata membangun harmoni keagamaan di Kota Bekasi, kini dan seterusnya[■] 

Reporter: Wahyu / Hery / NMR Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Chief Editor

Jurnalis yang suka standup comedy

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post