Jalan Mulus, Berobat Jangan Jauh: Reses H. Gilang Esa Mohamad Bawa Kabar Baik untuk Jakasampurna
Reses di RW 16 Jakasampurna bukan cuma ajang dengar aspirasi, tapi juga momen “panen hasil pembangunan”. Jalan lingkungan yang sudah mulus diapresiasi warga, sementara usulan puskesmas baru jadi PR berikutnya yang diharapkan mempermudah akses kesehatan.
— BEKASI | Agenda reses kadang identik dengan suasana kaku: kursi berjejer, map tebal, dan wajah serius. Tapi tidak dengan yang satu ini.Saat H. Gilang Esa Mohamad turun langsung ke RW 16, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, nuansanya terasa lebih cair—ala “forum warga + obrolan solutif”, Kamis (12/2).
Reses I Tahun Anggaran 2026 itu jadi ruang temu antara legislatif dan warga. Bukan cuma serap aspirasi, tapi juga ajang “ngecek hasil kerja bareng” di lapangan.
Dan kabar baiknya, bukan janji yang dibawa pulang warga—tapi bukti yang sudah terbangun.
Jalan Lingkungan: Dari Becek ke “Auto Mulus”
Salah satu yang paling terasa dampaknya adalah perbaikan dan peningkatan jalan lingkungan di RW 16. Warga kompak mengapresiasi, karena akses yang dulu bikin deg-degan saat hujan, sekarang sudah jauh lebih nyaman dilalui.
Mobilitas harian warga pun ikut naik level—mau berangkat kerja, antar anak sekolah, sampai aktivitas UMKM rumahan jadi lebih lancar.
Kalau kata warga, ini tipe pembangunan yang “nggak banyak seremoni, tapi kerasa tiap hari.”
Dari Jalan ke Kesehatan: Warga Minta yang Lebih Dekat
Namun reses tak berhenti di urusan aspal. Obrolan berlanjut ke kebutuhan yang lebih mendasar: layanan kesehatan.
Gilang menyoroti fakta bahwa hingga kini Kelurahan Jakasampurna belum memiliki puskesmas sendiri. Alhasil, warga masih bergantung ke Puskesmas Kayuringin yang jaraknya relatif lebih jauh.
“Selama ini warga Jakasampurna berobat ke Puskesmas Kayuringin. Kami mengusulkan agar dibangun puskesmas yang lebih dekat supaya akses kesehatan lebih mudah,” ujarnya.
Bagi warga, ini bukan sekadar soal jarak—tapi waktu, biaya transport, hingga kecepatan penanganan saat darurat.
Komitmen Dikawal, Bukan Sekadar Dicatat
Politisi PDIP putra tokoh penting PDIP Provinsi Jabar Mochtar Mohamad yang duduk di DPRD Kota Bekasi itu memastikan usulan pembangunan puskesmas akan dikawal agar masuk perencanaan daerah.
Baginya, pemerataan layanan publik harus dimulai dari kebutuhan paling dasar warga: jalan yang layak dan kesehatan yang mudah dijangkau.
Forum Warga, Energi Kolaborasi
Sepanjang reses, suasana berlangsung dinamis. Warga aktif menyampaikan masukan—dari yang serius sampai yang diselipi guyonan khas kampung.
Justru di situlah kekuatan forum seperti ini: aspirasi mengalir tanpa sekat, solusi dicari tanpa jarak.
Reses di RW 16 pun jadi potret kecil bagaimana sinergi wakil rakyat dan masyarakat bisa berjalan hangat, produktif, dan membumi—demi mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Bekasi.
Karena buat warga, pembangunan terbaik itu sederhana: jalannya enak dilewatin, berobatnya nggak kejauhan, dan suaranya benar-benar didengerin. [■]
Tags
Gilang Esa Mohamad
Kecamatan
Kecamatan Bekasi Barat
Mochtar Mohamad
PDIP
Reses
Reses DPRD Kota Bekasi
