Silaturahmi UKM Depok Perkuat Jejaring Usaha, Dorong Legalitas dan Gerakan Ekonomi Komunitas
Agenda yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-27 Kota Depok ini mempertemukan puluhan komunitas usaha dalam satu ruang dialog, motivasi, dan perencanaan program bersama.
Acara diinisiasi oleh 11 komunitas UMKM dan melibatkan lebih dari 10 komunitas lainnya yang aktif membangun ekosistem kewirausahaan di Kota Depok.
Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah merumuskan langkah konkret penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam forum itu, para pembicara menekankan pentingnya legalitas usaha sebagai fondasi utama keberlanjutan UMKM. Pelaku usaha didorong segera mengurus berbagai dokumen perizinan seperti EDB, HALA, HRT, dan HAKI agar produk memiliki kepastian hukum sekaligus meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Komunitas juga berkomitmen melakukan advokasi serta pendampingan bagi anggota yang belum memiliki legalitas usaha.
Selain penguatan administrasi usaha, kegiatan ini menghasilkan rencana tindak lanjut berupa program pemberdayaan ekonomi yang dijadwalkan berlangsung pada 5–9 Mei mendatang di Kota Depok.
Program tersebut mencakup penempatan pendampingan usaha, penguatan materi pelatihan, serta penggerakan aktivitas ekonomi komunitas secara rutin setiap pekan.
Para narasumber turut membagikan pengalaman perjalanan usaha dan kiprah komunitas yang telah berkembang hampir satu dekade di Depok.
Kehadiran komunitas dinilai berperan penting dalam membangun mentalitas kewirausahaan, memotivasi pelaku usaha pemula, serta membantu UMKM naik kelas melalui jejaring kolaboratif.
Salah satu pelaku UMKM, Dian, menilai kegiatan silaturahmi ini memberi energi baru bagi pelaku usaha kecil. Menurut dia, forum seperti ini membuka ruang belajar sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
“Kadang pelaku UMKM itu bukan tidak mau maju, tapi bingung harus mulai dari mana. Di sini kami saling berbagi pengalaman, dari urusan legalitas sampai strategi jualan,” tutur Dian.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan komunitas membuat pelaku usaha merasa tidak berjalan sendiri.
Pendampingan yang berkelanjutan, kata dia, menjadi kebutuhan penting agar UMKM mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan usaha.
Dukungan pemerintah daerah turut mendapat apresiasi dari peserta kegiatan. Kebijakan yang dinilai memberi ruang tumbuh bagi UMKM dianggap menjadi faktor penting dalam menjaga optimisme pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi.
Pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan ini adalah pentingnya keberanian memulai usaha. Pelaku usaha muda didorong membangun niat dan mentalitas terlebih dahulu, karena keterbatasan modal bukan penghalang untuk berwirausaha.
Praktik sederhana seperti memulai penjualan kecil dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi harian disebut sebagai langkah awal yang realistis.
Melalui silaturahmi ini, komunitas UMKM Depok berharap terbentuk gerakan ekonomi bersama yang berkelanjutan, berbasis kolaborasi, legalitas yang kuat, serta semangat aksi nyata dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. [■]
Tags
Daerah kota Depok
