Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Pasar Pejuang Bikin Warga Sewot, UMKM Mau Ngebut, Lapangan Kerja Bikin Pusing!

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Reses Hari #3, Dr. H. Abdul Muin Hafied, SE., MPd. Serap Aspirasi Warga Pejuang: Menyoroti Lapangan Kerja UMKM dan Penataan Pasar


Anggota DPRD Kota Bekasi Dr. H. Abdul Muin Hafied menggelar kegiatan Jaring Aspirasi Masyarakat dalam Reses III DPRD Kota Bekasi, 8–13 Oktober 2026. Pada hari ketiga, warga di RT 013/RW 011, Kelurahan Pejuang, menyampaikan aspirasi terkait pemberdayaan UMKM, kesempatan kerja bagi pemuda, fasilitas olahraga, dan penataan Pasar Pejuang Jaya. (Foto: Dokumentasi kegiatan reses)

 — KOTA BEKASI | Memasuki hari ketiga kegiatan Reses III DPRD Kota Bekasi, 8–13 Oktober 2026, Aleg DPRD Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Muin Hafied, SE., M.Pd., menyerap berbagai aspirasi masyarakat di wilayah RT 013/RW 011, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Pertemuan yang berlangsung di bawah tenda kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka, mulai dari pemberdayaan ekonomi warga, keterbatasan lapangan pekerjaan bagi generasi muda, minimnya fasilitas olahraga, hingga kondisi Pasar Pejuang Jaya yang dinilai semrawut pada pagi hari.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga diharapkan menjadi bahan perhatian dan tindak lanjut melalui mekanisme penyampaian aspirasi serta pembahasan di lembaga legislatif dan koordinasi dengan instansi terkait.

Pemberdayaan UMKM Ibu-Ibu PKK dan Majelis Taklim

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah perlunya penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya bagi ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK dan Majelis Taklim.

Warga berharap terdapat ruang dan kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan usaha rumahan maupun kegiatan ekonomi produktif.

Pemberdayaan tersebut diharapkan tidak hanya menyasar warga di Kelurahan Pejuang, tetapi juga membuka peluang bagi para pedagang dari kawasan sekitarnya, termasuk THB dan Harapan Indah.

Pengembangan UMKM dapat diarahkan melalui pelatihan keterampilan usaha, pendampingan pemasaran, penguatan jejaring antarpelaku usaha, serta pemanfaatan pemasaran digital.


Dengan dukungan yang tepat, kegiatan ekonomi masyarakat diharapkan mampu berkembang dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.

Lapangan Pekerjaan bagi Karang Taruna Jadi Perhatian

Persoalan berikutnya berkaitan dengan terbatasnya kesempatan kerja bagi generasi muda. Aspirasi warga menyoroti kebutuhan akan peluang pekerjaan yang lebih terbuka bagi pemuda di wilayah Pejuang.

Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda dinilai memiliki potensi untuk menjadi bagian dari upaya pengembangan keterampilan dan kemandirian ekonomi pemuda.

Karena itu, diperlukan perhatian terhadap program pelatihan kerja, peningkatan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, pendampingan kewirausahaan, serta pembukaan akses informasi lowongan kerja dan kemitraan dengan pelaku usaha di sekitar kawasan permukiman.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pemuda memperoleh kesempatan untuk bekerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Minimnya Fasilitas Lapangan Olahraga

Selain persoalan ekonomi, warga juga menyoroti keterbatasan fasilitas lapangan olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan Karang Taruna.

Ketersediaan sarana olahraga yang memadai dibutuhkan sebagai ruang aktivitas positif bagi generasi muda, baik untuk kegiatan kebugaran, latihan rutin, maupun penyelenggaraan pertandingan antarkelompok masyarakat.

Fasilitas tersebut juga berpotensi menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat kebersamaan warga sekaligus mendukung kegiatan pembinaan pemuda di tingkat lingkungan.

Aspirasi ini memerlukan perhatian dalam perencanaan sarana publik, termasuk kemungkinan optimalisasi fasilitas yang telah tersedia dan peninjauan kebutuhan ruang olahraga yang dapat diakses masyarakat.

Pasar Pejuang Jaya Dinilai Semrawut pada Pagi Hari

Persoalan lain yang turut disampaikan warga adalah kondisi Pasar Pejuang Jaya yang dinilai semrawut setiap pagi hari.


Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas perdagangan pada jam-jam sibuk membutuhkan pengaturan yang baik agar kegiatan jual beli dapat berlangsung tertib dan akses masyarakat tetap terjaga.

Penataan pedagang, pengaturan area berjualan, kelancaran akses keluar-masuk pasar, serta pengelolaan kebersihan dan ketertiban menjadi sejumlah aspek yang dapat ditinjau oleh pihak terkait.

Penanganan persoalan ini perlu mempertimbangkan kepentingan pedagang maupun masyarakat sebagai pengguna pasar. Dengan pengaturan yang tepat, aktivitas ekonomi diharapkan tetap berjalan tanpa mengabaikan kenyamanan dan ketertiban lingkungan.

Aspirasi Warga Diharapkan Berlanjut pada Tindak Lanjut

Kegiatan reses merupakan salah satu sarana bagi anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat di daerah pemilihannya.

Berbagai masukan yang dihimpun dalam pertemuan tersebut dapat menjadi bahan untuk penyusunan dan pembahasan usulan pembangunan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku.

Empat isu yang mengemuka dalam reses hari ketiga di Kelurahan Pejuang memperlihatkan beragam kebutuhan warga, mulai dari penguatan ekonomi keluarga dan kesempatan kerja bagi pemuda hingga penyediaan fasilitas publik serta penataan kawasan perdagangan.

Masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait, dengan mempertimbangkan skala prioritas, kebutuhan warga, serta ketersediaan anggaran.

Melalui kegiatan reses ini, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat diharapkan terus terpelihara sehingga berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat memperoleh perhatian dan penanganan secara bertahap. [■]

Reporter: NMR- REDAKSI - Editor: DikRiz/Bekasi-OL

banner kontak BekasiOL bannerIBOSExpo2026 iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post