QRS dan Wiwiek Hargono Bersinergi Bina UMKM; Kans Produksi Seragam Batik hingga Promo Produk Terbaik di KADIN FEST 2027
bekasi-online.com | Selasa, 3 Nov 2026, 13:40 WIB | NMR/RED
Bukan sekadar seremoni silaturahmi, pertemuan KADIN Kota Bekasi dengan Dekranasda Kota Bekasi mulai membuka peluang ekonomi yang lebih konkret bagi pelaku UMKM dan perajin batik lokal. Di bawah gagasan kolaborasi Ketua KADIN Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar (QRS), bersama Ketua Dekranasda Wiwiek Hargono, produk kerajinan lokal tidak hanya didorong untuk berkembang, tetapi juga disiapkan memasuki pasar nasional. Forum PUSPA turut mendorong pemberdayaan perempuan melalui penguatan wirausaha lokal.
— KOTA BEKASI | Bukan sekadar seremoni silaturahmi, pertemuan KADIN Kota Bekasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi mulai membuka peluang ekonomi yang lebih konkret bagi pelaku UMKM dan perajin batik lokal.Melalui kolaborasi strategis yang dijajaki kedua lembaga, produk kerajinan daerah tidak hanya didorong untuk berkembang, tetapi juga disiapkan memasuki pasar nasional.
Bahkan, KADIN Fest 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Januari mendatang diproyeksikan menjadi salah satu panggung strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan tersebut kepada publik dan jejaring bisnis yang lebih luas.
Pertemuan strategis tersebut mempertemukan Ketua KADIN Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar (QRS), dengan Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono alias Dwi Setyowati, yang juga merupakan istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Penjajakan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antara dunia usaha dan lembaga pembinaan kerajinan daerah.
Orientasinya bukan semata-mata pembinaan, melainkan bagaimana menghadirkan peluang usaha nyata, memperkuat kapasitas produksi, serta membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan perajin lokal.
Salah satu bentuk kolaborasi konkret yang ditawarkan KADIN Kota Bekasi adalah pemberdayaan perajin batik binaan Dekranasda melalui peluang produksi seragam batik KADIN. Dengan skema tersebut, kebutuhan organisasi dapat sekaligus menjadi kesempatan bisnis bagi para pengrajin lokal untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya.
Lebih jauh, KADIN Kota Bekasi juga siap mengambil peran dalam membantu pemasaran produk-produk unggulan hasil karya perajin binaan Dekranasda ke pasar nasional. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi berlanjut hingga terbukanya jaringan distribusi, kemitraan bisnis, dan potensi pasar yang lebih luas.
Untuk memperkuat komitmen tersebut, kedua pihak berencana menuangkan sinergi dan kolaborasi dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini diharapkan menjadi landasan pelaksanaan program pembinaan bersama, pengembangan usaha, serta pemberdayaan UMKM dan perajin secara berkelanjutan.
Ketua Dekranasda Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif serta kunjungan KADIN Kota Bekasi.
Ia menyatakan kesiapan Dekranasda untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mengembangkan potensi kerajinan daerah sekaligus meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM di Kota Bekasi.
Forum PUSPA Perkuat Dimensi Pemberdayaan Perempuan
Kolaborasi tersebut juga memiliki dimensi pemberdayaan sosial dan ekonomi, khususnya bagi perempuan pelaku usaha. Hal ini tercermin dari kehadiran Resa Rusayani (yang akrab disapa Ichi Echa) Wakil Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Kota Bekasi, dalam agenda pertemuan tersebut.
Kehadiran Forum PUSPA memberikan perspektif tambahan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran, tetapi juga perlu membuka ruang partisipasi serta kemandirian ekonomi perempuan.
Melalui bimbingan berkelanjutan dan sinergi bersama KADIN, diharapkan semakin banyak wirausaha perempuan dan pengusaha lokal yang memperoleh pendampingan, memiliki arah pengembangan usaha yang lebih jelas, serta mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar.
Dengan demikian, kolaborasi KADIN dan Dekranasda berpotensi menjadi ruang pemberdayaan yang lebih inklusif, mempertemukan kekuatan kelembagaan, kreativitas perajin, dan peluang bisnis dalam satu ekosistem ekonomi daerah.
KADIN Fest 2027, Panggung Promosi Produk Unggulan Bekasi
Sejalan dengan penjajakan kolaborasi tersebut, Ketua KADIN Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar, turut menyosialisasikan rencana penyelenggaraan KADIN Fest 2027, yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Januari 2027.
Perhelatan ini diproyeksikan menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, UMKM, perajin, serta berbagai pemangku kepentingan dalam sebuah ruang promosi, kolaborasi, dan pengembangan jejaring bisnis.
Dekranasda Kota Bekasi pun berencana memanfaatkan momentum KADIN Fest 2027 dengan menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya perajin dan UMKM binaannya. Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan kreativitas lokal kepada masyarakat sekaligus membuka peluang kemitraan dan akses pasar yang lebih luas.
Lebih dari sekadar ajang pameran, KADIN Fest diharapkan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan potensi produksi UMKM dengan kebutuhan pasar dan peluang investasi. Para perajin tidak hanya memperoleh ruang untuk memperlihatkan hasil karyanya, tetapi juga berkesempatan membangun hubungan bisnis dengan berbagai pihak.
Bagi KADIN Kota Bekasi, sinergi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi dunia usaha agar semakin dekat dengan kepentingan anggota, pelaku UMKM, dan pengembangan ekonomi daerah.
Melalui pembagian peran yang saling melengkapi, Dekranasda dapat memperkuat pembinaan dan kualitas produk kerajinan, sementara KADIN mendorong terbukanya akses usaha, jejaring bisnis, serta perluasan pemasaran.
Di sisi lain, keterlibatan elemen pemberdayaan perempuan diharapkan memperluas manfaat kolaborasi hingga menyentuh kelompok wirausaha yang membutuhkan ruang tumbuh lebih besar.
Pada akhirnya, batik dan produk kerajinan Bekasi diharapkan tidak hanya menjadi representasi kreativitas dan identitas budaya daerah, tetapi juga berkembang sebagai kekuatan ekonomi produktif yang mampu menciptakan peluang kerja, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat kemandirian masyarakat.
Tags
Batik Bekasi
Dekranasda Kota Bekasi
KADIN FEST 2027
KADIN Kota Bekasi
Ketua Dekranasda
Ketua KADIN
Ketua KADIN Kota Bekasi
Qadar Ruslan Siregar
QRS
umkm
Wiwiek Hargono
