Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Pelajar & Lansia Bekasi Kompak Baca Tulis Al-Qur’an—Dicatat Rekor MURI

iklan banner AlQuran 30 Juz

Bekasi Ukir Rekor MURI Lewat Gerakan Membaca dan Menulis Al-Qur’an Libatkan Ribuan Warga Lintas Generasi

bekasi-online.com | Jumat 6 Maret 2026, 13:24 WIB | Why/Her/DR

Tri Adhianto: Kegiatan GEMMA Qur’an merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

KOTA BEKASI | Pemerintah Kota Bekasi kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui penyelenggaraan Gerakan Membaca dan Menulis Al-Qur’an (GEMMA Qur’an) yang digelar pada Jumat (6/3/2026) di GOR Bang Yan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi sekaligus momentum menyambut malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Bekasi Tri Adhianto, perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia Yusuf Natri, Ketua LPTQ Kota Bekasi KH. Muhammad Idrus Al-Hafidz, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, Kepala Kantor BJB Cabang Bekasi Ahmad Faizal, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Dr. Sulvia Triana Hapsari.


Kehadiran para pejabat daerah, tokoh agama, serta unsur lembaga pendidikan tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap gerakan literasi Al-Qur’an yang digagas Pemerintah Kota Bekasi sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

Penulisan Mushaf Al-Qur’an Serentak Raih Rekor MURI
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berhasil meraih rekor dari MURI melalui penulisan mushaf Al-Qur’an secara serentak yang melibatkan 1.216 peserta dari Sekolah Lansia Kota Bekasi.

Para peserta secara bersama-sama menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an pada lembaran mushaf yang telah disiapkan panitia.

Partisipasi para lansia menjadi salah satu keunikan kegiatan ini. Selain menunjukkan semangat belajar yang tidak pernah pudar, keterlibatan mereka juga menjadi simbol bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat terus tumbuh sepanjang usia.

Perwakilan MURI, Yusuf Natri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Bekasi yang mampu menghadirkan kegiatan religius berskala besar dengan partisipasi masyarakat yang luas.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga mengandung nilai budaya dan edukasi karena mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an melalui proses membaca dan menuliskannya secara langsung.



Ribuan Pelajar Ikuti Secara Daring
Tidak hanya melibatkan kalangan lansia, kegiatan GEMMA Qur’an juga mengajak partisipasi generasi muda.

Sekitar 8.100 siswa sekolah dasar kelas 4, 5, dan 6 dari berbagai SD di Kota Bekasi turut mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an secara serentak melalui jaringan daring menggunakan platform Zoom Meeting.

Keterlibatan pelajar secara virtual memungkinkan kegiatan ini menjangkau lebih banyak peserta sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemanfaatan teknologi digital dan penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah.

Dengan demikian, kegiatan GEMMA Qur’an menjadi gerakan lintas generasi yang mempertemukan semangat belajar Al-Qur’an antara generasi muda dan generasi senior dalam satu momentum spiritual.

Komitmen Penguatan Karakter Religius
Walikota Bekasi Tri Adhianto dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan GEMMA Qur’an merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang mengandung nilai-nilai moral, etika, serta petunjuk kehidupan yang relevan dalam menghadapi dinamika sosial modern.

Ia menambahkan bahwa kegiatan membaca dan menulis Al-Qur’an secara bersama-sama menjadi simbol penghormatan terhadap kitab suci sekaligus sarana memperkuat kedekatan spiritual masyarakat dengan nilai-nilai keislaman.

Melalui gerakan ini, kita ingin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, bukan hanya sebagai bacaan ibadah, tetapi juga sebagai sumber nilai dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri Adhianto.

Pembiasaan Membaca Al-Qur’an di Lingkungan Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bekasi juga mengimbau kepada seluruh pelajar muslim di Kota Bekasi agar membiasakan membaca Al-Qur’an sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun karakter generasi muda yang religius, disiplin, serta memiliki akhlak yang baik.

Pembiasaan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki integritas moral.

Gerakan Literasi Al-Qur’an untuk Masa Depan
Kegiatan GEMMA Qur’an diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar pencapaian rekor.


Pemerintah Kota Bekasi menilai gerakan ini perlu terus dikembangkan sebagai program berkelanjutan yang mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Melalui gerakan ini, tradisi membaca dan menulis Al-Qur’an diharapkan semakin hidup di tengah masyarakat, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun lembaga keagamaan.

Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk mewujudkan pembangunan yang seimbang antara kemajuan kota dan penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat, menuju Kota Bekasi yang maju, sejahtera, serta berlandaskan akhlaqul karimah. [■]

Reporter: Wahyu/Hery - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post