“Bekasi Bersama Palestina” # 6 Siap Digelar Bersama Lintas Agama
Bekasi Perkuat Solidaritas Kemanusiaan, Persada 212 Siapkan “Bekasi Bersama Palestina” Jilid 6
bekasi-online.com | Rabu, 29 April 2026, 14:05 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Persada 212 (Persaudaraan Alumni 212) Kota Bekasi menggelar seminar sehari sebagai bagian dari persiapan rapat kerja organisasi sekaligus konsolidasi agenda publik bertajuk Bekasi Bersama Palestina #6 yang segera dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Kegiatan seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait isu kemanusiaan global, khususnya situasi di Palestina, sekaligus menyusun strategi penguatan dukungan publik melalui gerakan solidaritas masyarakat.
Acara menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber yang memaparkan berbagai perspektif mengenai pelanggaran hak asasi manusia (HAM), konflik kemanusiaan internasional, serta sejumlah peristiwa nasional yang dinilai masih menyisakan perhatian publik.
Selain membahas kondisi Palestina, forum diskusi juga menyinggung peristiwa KM 50 yang disebut sebagai bagian dari isu HAM yang terus menjadi sorotan sejumlah kalangan.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber turut menyampaikan penghormatan terhadap prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi sebagai pasukan perdamaian dunia di Lebanon, seraya menegaskan pentingnya menghargai pengabdian aparat negara dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya menjaga kepedulian kemanusiaan lintas komunitas serta mendorong partisipasi masyarakat melalui aksi nyata, baik dalam bentuk edukasi publik maupun penghimpunan bantuan kemanusiaan.
Sebagai tindak lanjut, Persada 212 mengumumkan pelaksanaan kegiatan Bekasi Bersama Palestina jilid 6 pada Minggu, 3 Mei 2026, pukul 06.00–09.30 WIB.
bekasi-online.com | Rabu, 29 April 2026, 14:05 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Persada 212 (Persaudaraan Alumni 212) Kota Bekasi menggelar seminar sehari sebagai bagian dari persiapan rapat kerja organisasi sekaligus konsolidasi agenda publik bertajuk Bekasi Bersama Palestina #6 yang segera dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.Kegiatan seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait isu kemanusiaan global, khususnya situasi di Palestina, sekaligus menyusun strategi penguatan dukungan publik melalui gerakan solidaritas masyarakat.
Acara menghadirkan sejumlah tokoh sebagai narasumber yang memaparkan berbagai perspektif mengenai pelanggaran hak asasi manusia (HAM), konflik kemanusiaan internasional, serta sejumlah peristiwa nasional yang dinilai masih menyisakan perhatian publik.
Selain membahas kondisi Palestina, forum diskusi juga menyinggung peristiwa KM 50 yang disebut sebagai bagian dari isu HAM yang terus menjadi sorotan sejumlah kalangan.
Dalam kesempatan yang sama, narasumber turut menyampaikan penghormatan terhadap prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi sebagai pasukan perdamaian dunia di Lebanon, seraya menegaskan pentingnya menghargai pengabdian aparat negara dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya menjaga kepedulian kemanusiaan lintas komunitas serta mendorong partisipasi masyarakat melalui aksi nyata, baik dalam bentuk edukasi publik maupun penghimpunan bantuan kemanusiaan.
Sebagai tindak lanjut, Persada 212 mengumumkan pelaksanaan kegiatan Bekasi Bersama Palestina jilid 6 pada Minggu, 3 Mei 2026, pukul 06.00–09.30 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi solidaritas sebelumnya yang disebut berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp1 miliar serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar.
Menariknya, kegiatan tahun ini direncanakan menghadirkan partisipasi lintas agama sebagai bentuk penguatan nilai kemanusiaan universal.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh dan pemuka agama dari berbagai latar belakang keagamaan sebagai simbol solidaritas kemanusiaan dan persatuan masyarakat di Bekasi yang hendak ditunjukkan ke seluruh dunia.
Penyelenggara menekankan bahwa agenda ini dibangun melalui kolaborasi luas antara komunitas masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan daerah.
Sekitar 40 komunitas dan 170 organisasi kemasyarakatan Islam diperkirakan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dalam aspek penyaluran bantuan, donasi masyarakat direncanakan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang dinilai memiliki rekam jejak penyaluran bantuan di wilayah konflik, termasuk dukungan pembangunan fasilitas serta distribusi bantuan pangan bagi warga terdampak di Palestina.
Mekanisme penyaluran bantuan ditegaskan akan mengacu pada lembaga terpercaya guna memastikan efektivitas dan akuntabilitas bantuan.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai unsur daerah, mulai dari Pemerintah Kota Bekasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), unsur kepolisian, hingga DPRD Kota Bekasi.
Pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga sehingga kegiatan solidaritas kemanusiaan tersebut dapat berjalan tertib dan menjadi agenda sosial berskala kota.
Ke depan, panitia menjadwalkan sejumlah rapat koordinasi lanjutan bersama perangkat daerah, termasuk pembahasan dukungan operasional dengan dinas terkait serta sinkronisasi dukungan kelembagaan bersama DPRD.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, penyelenggara berharap Bekasi Bersama Palestina jilid 6 mampu mengulang keberhasilan kegiatan sebelumnya sekaligus memperluas partisipasi publik, termasuk lintas agama, dalam aksi kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Menariknya, kegiatan tahun ini direncanakan menghadirkan partisipasi lintas agama sebagai bentuk penguatan nilai kemanusiaan universal.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh dan pemuka agama dari berbagai latar belakang keagamaan sebagai simbol solidaritas kemanusiaan dan persatuan masyarakat di Bekasi yang hendak ditunjukkan ke seluruh dunia.
Penyelenggara menekankan bahwa agenda ini dibangun melalui kolaborasi luas antara komunitas masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan daerah.
Sekitar 40 komunitas dan 170 organisasi kemasyarakatan Islam diperkirakan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dalam aspek penyaluran bantuan, donasi masyarakat direncanakan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang dinilai memiliki rekam jejak penyaluran bantuan di wilayah konflik, termasuk dukungan pembangunan fasilitas serta distribusi bantuan pangan bagi warga terdampak di Palestina.
Mekanisme penyaluran bantuan ditegaskan akan mengacu pada lembaga terpercaya guna memastikan efektivitas dan akuntabilitas bantuan.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai unsur daerah, mulai dari Pemerintah Kota Bekasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), unsur kepolisian, hingga DPRD Kota Bekasi.
Pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga sehingga kegiatan solidaritas kemanusiaan tersebut dapat berjalan tertib dan menjadi agenda sosial berskala kota.
Ke depan, panitia menjadwalkan sejumlah rapat koordinasi lanjutan bersama perangkat daerah, termasuk pembahasan dukungan operasional dengan dinas terkait serta sinkronisasi dukungan kelembagaan bersama DPRD.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, penyelenggara berharap Bekasi Bersama Palestina jilid 6 mampu mengulang keberhasilan kegiatan sebelumnya sekaligus memperluas partisipasi publik, termasuk lintas agama, dalam aksi kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Tags
Aksi Damai
Aksi Kemanusiaan
Bekasi
Bekasi Bela Palestina
Bekasi Bersama Palestina
Daerah
FKUB
Kota
Kota Bekasi
Lintas Agama
Persada 212
