Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Hebohnya Warga Perum Durenjaya Sambut Hari Raya Qurban di Al Muhajirin

iklan banner AlQuran 30 Juz

Spirit Berkurban Menggema di Perum Durenjaya, Masjid Al Muhajirin, Bekasi Timur Potong 9 Sapi dan 14 Kambing

bekasi-online.com | Rabu, 27 Mei 2026, 17:05 WIBNMR/DR

Tahun 2026 ini, Masjid Jami’ Al Muhajirin menerima amanah qurban dari jamaah dan warga berupa 9 ekor sapi dan 14 ekor kambing. “Qurban bukan sekadar bagi-bagi daging, tetapi juga bagi kebahagiaan,” ujar salah seorang panitia di sela kegiatan.

 — KOTA BEKASI | Suasana Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah di lingkungan Perumahan Durenjaya, Kota Bekasi, terasa begitu hidup dan penuh semangat kebersamaan.

Sejak pagi hari, pelataran Masjid Jami’ Al Muhajirin dipadati warga dan panitia yang bahu-membahu melaksanakan proses penyembelihan serta pendistribusian hewan qurban.

Tahun 2026 ini, Masjid Jami’ Al Muhajirin menerima amanah qurban dari jamaah dan warga berupa 9 ekor sapi dan 14 ekor kambing.


Jumlah tersebut menjadi gambaran meningkatnya semangat ibadah masyarakat dalam menunaikan qurban sebagai bentuk ketakwaan sekaligus kepedulian sosial kepada sesama.

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Sedikitnya 30-an orang panitia, 7 Juleha (juru sembelih halal), serta belasan ibu-ibu turut terlibat aktif dalam proses pengemasan daging ke dalam kantong-kantong plastik untuk kemudian dibagikan kepada warga sekitar yang berhak menerima.

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas panitia, tampak warga saling membantu mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, hingga distribusi.


Aroma gotong royong begitu terasa di area pelataran masjid yang sejak pagi berubah menjadi pusat aktivitas sosial dan ibadah.

Beberapa warga lanjut usia juga tampak menyaksikan proses qurban dengan wajah haru dan penuh syukur. Salah satunya Hj. Nani Suwarni (86), yang turut berqurban dengan hewan sapi.

"Saya ikut berqurban sebisa dan semampu saya, meskipun patungan bersama anak-anak saya. Tahun ini cuma 3 anak saya dan saya sendiri yang ikut berqurban, dan masing-masing patungan Rp3,5 juta dari menabung sejak tahun lalu, sehingga kami bisa mendapatkan seekor sapi." ujar sang nenek Hj. Nani itu sambil sesekali melihat sapi hewan qurban meski agak sedikit ngeri.

Momentum Idul Adha 1447 H kali ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan, melainkan juga tentang memperkuat solidaritas antar warga serta menghidupkan nilai berbagi kepada masyarakat sekitar.


Estimasi Total Jumlah Kantong Daging Qurban

Berdasarkan estimasi perhitungan standar pemotongan hewan qurban di Indonesia, jumlah kantong daging yang dihasilkan dari seluruh hewan qurban di Masjid Jami’ Al Muhajirin diperkirakan mencapai ribuan paket.


Perhitungan untuk 9 ekor Sapi Qurban

Jika satu ekor sapi memiliki bobot rata-rata sekitar 700 kilogram, maka estimasi daging murni yang diperoleh adalah sekitar:
700 kg x 0,35 = 245 kg

Jika dengan isi setiap kantong plastik sekitar 1,5 kilogram, maka satu sapi diperkirakan menghasilkan:
245 kg : 1,5 kg ~sekitar~ 163 kantong

Karena terdapat 9 ekor sapi, maka total estimasi kantong daging sapi adalah:
Maka 163 x 9 = 1.467 kantong


Perhitungan untuk 14 ekor Kambing Qurban

Untuk kambing dengan bobot rata-rata sekitar 35 kilogram, estimasi pembagian riil berkisar antara 7 hingga 9 kantong per ekor dengan isi 1,5 kilogram.

Jika diambil rata-rata 8 kantong per ekor, maka dari 14 ekor kambing diperoleh:
Maka 8 x 14 = 112 kantong

Total Keseluruhan Paket Qurban

Dengan demikian, estimasi total kantong daging qurban yang berhasil dihimpun dan dibagikan panitia Masjid Jami’ Al Muhajirin pada Rabu, 27 Mei 2026 adalah sekitar:

1467 + 112 = 1579 kantong daging qurban

Jumlah tersebut tentu masih berupa estimasi dan dapat berubah tergantung kondisi fisik hewan, teknik pemotongan, serta sistem pembagian panitia di lapangan.


Qurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Kepedulian Sosial

Pelaksanaan qurban di Masjid Jami’ Al Muhajirin tahun ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masih hidup kuat di tengah masyarakat perkotaan.

Di balik suara takbir dan aktivitas pemotongan hewan, tersimpan semangat berbagi yang menyentuh banyak kalangan.

Panitia berharap semangat berqurban terus tumbuh setiap tahun, tidak hanya bagi mereka yang mampu secara ekonomi, tetapi juga bagi generasi muda agar memahami bahwa Idul Adha mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya membantu sesama.


Meskipun di Nusantara ini marak beredar di media sosial seperti WhatsApp Group, kalimat pertanyaan viral, "Kenapa keramaian jamaah di Hari Raya Idul Adha terasa lebih sepi atau lebih sedikit dibandingkan saat Hari Raya Idul Fitri?"

"Karena memaafkan itu jauh lebih mudah daripada berkurban...!"

Namun begitu perayaan Hari Idul Adha tahun ini memang begitu spesial buat para jama'ah sekitar masjid yang masih sempat berqurban, dan berharap masih bisa jumpa lagi di tahun mendatang.


Sementara, dari Masjid Jami' Al-Muhajirin para panitia pelaksana penyembelihan hewan qurban pun tampak terus bekerja dan tetap bersemangat hingga petang menyelesaikan tugasnya.

Qurban bukan sekadar membagi daging, tetapi membagi kebahagiaan,” ujar salah seorang panitia di sela kegiatan.

Momentum Idul Adha di Durenjaya pun menjadi pengingat bahwa ibadah akan terasa lebih bermakna ketika dijalankan bersama-sama, dalam suasana gotong royong dan penuh rasa syukur. [■]

Reporter: NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post