iklan banner
iklan header banner
iklan header banner
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Kemarin Arenjaya, Kini RW 03 Durenjaya, Kunjungan Reses Dari Siapa? Dariyanto

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Reses DPRD di Durenjaya: Warga Usulkan Tambahan SMP Negeri, Jalan Beton Permukiman hingga Fasilitas Posyandu

bekasi-online.com | Sabtu, 11 Juli 2026, 18:58 WIB | Why/Mac/Bul

Reses Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar, Dariyanto, S.Kom., M.Pd., di RW 03 Kelurahan Durenjaya, Sabtu (11/7/2026), berlangsung penuh gelak tawa. Di tengah derasnya aspirasi warga soal sekolah negeri, jalan beton, dan fasilitas Posyandu, Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi itu sempat berkelakar siap memperjuangkan "robot suntik" bila memang dibutuhkan. Candaan tersebut langsung memecah suasana, namun tetap menyisakan pesan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal melalui mekanisme APBD.

KOTA BEKASI | Setelah sehari sebelumnya menyerap berbagai aspirasi masyarakat di RW 20 Kelurahan Arenjaya, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar sekaligus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, S.Kom., M.Pd., kembali melanjutkan agenda Reses II Tahun Anggaran 2026.

Kali ini, Sabtu (11/7/2026), giliran warga RW 03 Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, yang menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan lingkungan kepada wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Bekasi Timur–Bekasi Selatan tersebut.


Turut hadir di acara reses tersebut, selain Ketua RW 03 Durenjaya, Bekasi Timur dan jajarannya, hadir pula beberapa pengurus RT di RW 03, termasuk Ketua LPM Kelurahan Durenjaya, Darma Hariwati Pamungkas, S.Sos.
Berbeda dengan pertemuan di Arenjaya yang banyak diwarnai pembahasan fasilitas olahraga, Posyandu, hingga ambulans lingkungan, reses di Durenjaya lebih banyak mengangkat persoalan pendidikan dan infrastruktur kawasan permukiman.

Salah satu aspirasi utama yang mengemuka ialah harapan warga agar Pemerintah Kota Bekasi menambah kapasitas sekolah negeri di wilayah Bekasi Timur, khususnya melalui pembangunan gedung baru atau penambahan ruang belajar SMP Negeri 56 Durenjaya.
Menurut warga, kebutuhan sekolah negeri terus meningkat seiring bertambahnya jumlah lulusan SD setiap tahun.

Mereka membandingkan kondisi tersebut dengan Kelurahan Bekasi Jaya yang telah memiliki tiga SMP Negeri sehingga dinilai lebih mampu menampung peserta didik di wilayahnya.

"Aspirasi ini menjadi perhatian kami. Persoalan pendidikan memang menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperjuangkan bersama pemerintah daerah," ujar Dariyanto di hadapan peserta reses.

Selain sektor pendidikan, masyarakat RW 03 juga mengusulkan peningkatan kualitas akses jalan lingkungan.

Mengingat sebagian kawasan berada di wilayah perkampungan yang berbatasan dengan kompleks Perumahan Durenjaya, warga berharap sejumlah gang yang telah memiliki lebar memadai dapat ditingkatkan menjadi jalan beton melalui pembiayaan APBD Kota Bekasi.


Menanggapi usulan tersebut, Dariyanto sempat mencairkan suasana dengan melontarkan candaan yang langsung mengundang gelak tawa peserta reses.

Ia berkelakar bahwa beberapa pembangunan jalan beton di lingkungan RW 03 selama ini memanfaatkan "sisa cor-coran" beton sehingga biayanya menjadi lebih murah.

Candaan tersebut langsung disambut tawa warga maupun awak media yang hadir. Di balik gurauan itu, warga memahami bahwa yang dimaksud adalah pemanfaatan sisa beton siap pakai (ready mix) yang masih layak digunakan untuk pengecoran jalan lingkungan, tentunya dengan biaya yang relatif lebih ringan karena masyarakat hanya menanggung distribusi dan pelaksanaan pekerjaan, bukan membeli material baru secara penuh.


Suasana hangat kembali terasa ketika pembahasan bergeser ke sektor kesehatan.

Warga mengusulkan agar fasilitas Posyandu terus ditingkatkan, mulai dari perangkat komputer hingga sarana pelayanan kesehatan lainnya.


Mendengar usulan tersebut, Dariyanto kembali menyelipkan humor.

"Kalau perlu robot suntik, nanti kita perjuangkan anggarannya. Biar Dinas Kesehatan yang menyiapkan fasilitasnya," ujarnya disambut tawa hadirin.

Meski disampaikan dengan nada bercanda, Dariyanto menegaskan bahwa peningkatan fasilitas Posyandu tetap menjadi bagian dari aspirasi yang dapat diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran daerah.

Namun, ia mengingatkan seluruh kebutuhan tersebut harus diajukan secara resmi melalui proposal yang dilengkapi data dan estimasi anggaran, serta dikoordinasikan bersama LPM, RT, RW, dan perangkat kelurahan.

Menurutnya, mekanisme tersebut akan memudahkan DPRD dalam mengawal usulan masyarakat agar dapat masuk dalam pembahasan APBD maupun program pembangunan pemerintah daerah.

Ketua LPM Durenjaya, Darma Hariwati Pamungkas, S.Sos (Foto: Ist).

Di saat yang sama, Ketua LPM Durenjaya, Darma Hariwati Pamungkas, S.Sos memberikan komentarnya kepada awak media Bekasi-OL.

"Dengan digandeng nya LPM untuk hadir dalam acara reses hari ini menunjukan bhw ada kolaborasi yang baik antar LPM dengan Anggota Dewan dalam mewujudkan proses pembangunan wilayah yang terencana." ungkap Darma.

"Harapan nya setiap usulan warga yang nantinya akan dimasukan ke dalam Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) tidak hanya sekedar di dengar tetapi benar-benar dikawal serta diperjuangkan dan tentunya bisa segera direalisasikan." pungkas Darma Hariwati Pamungkas.

Rangkaian reses yang digelar di Arenjaya pada Jumat (10/7/2026) dan dilanjutkan di Durenjaya sehari kemudian menunjukkan beragam kebutuhan masyarakat Bekasi Timur.

Mulai dari akses pendidikan, pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan pelayanan Posyandu, penyediaan ruang publik, hingga fasilitas kesehatan menjadi aspirasi yang diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan Kota Bekasi. [■]

Reporter: NMR - REDAKSI - Editor: DikRiz/DREW-Corp
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

ChiefEditor

Jurnalis yang suka standup comedy

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post