Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Reses Boleh Selesai, Hj.Evi Malah Bikin "Aksi" Baru! UMKM Bekasi Must Level Up

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Lewat Program Sahabat EVi (SAE), Aleg PAN Tak Hanya Menampung Aspirasi, Tapi Tawarkan Advokasi Pelaku UMKM


Siapa bilang reses hanya identik dengan daftar keluhan jalan rusak, saluran mampet, atau lampu penerangan yang mati? Di Bekasi Timur, suasananya sedikit berbeda. Di tengah derasnya aspirasi warga, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN, Dr. Evi Mafriningsianti, justru meluncurkan program Sahabat EVi (SAE), sebuah gerakan pemberdayaan UMKM yang diharapkan mampu mengubah curhat warga menjadi peluang usaha yang lebih menjanjikan.
 
 — KOTA BEKASI | Agenda reses kerap dipandang sebagai rutinitas anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Namun, di tengah beragam keluhan warga yang nyaris selalu akrab dengan persoalan jalan lingkungan, drainase, hingga pelayanan publik, Reses II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M., menghadirkan warna berbeda. Tak sekadar mendengar, ia juga membawa gagasan pemberdayaan ekonomi melalui program Sahabat EVi (SAE).

Kegiatan reses yang berlangsung di Warkop Nusantara, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (11/7/2026), menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat.

Sejumlah aspirasi mengalir dalam suasana yang hangat dan cair—bahkan sesekali diselingi canda ringan—namun substansi persoalan yang disampaikan warga tetap menjadi perhatian utama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bekasi Timur Ari Halimatussadiyyah, perwakilan Kelurahan Bekasi Jaya, pengurus RW 10 hingga RW 14, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PAN, H. M. Hasbullah Rahmat, S.Pd., M.Hum., dari Daerah Pemilihan Kota Bekasi–Kota Depok yang bertugas di Komisi IV.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, kualitas pelayanan publik, hingga dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bagi sebagian warga, persoalan ekonomi bahkan kini sama pentingnya dengan pembangunan fisik. Jalan yang mulus memang memudahkan aktivitas, tetapi usaha yang berkembang akan membuat roda ekonomi ikut melaju.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dr. Evi Mafriningsianti menegaskan bahwa reses bukan sekadar memenuhi kewajiban konstitusional anggota dewan, melainkan momentum untuk memastikan suara masyarakat benar-benar menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Pada kesempatan itu pula, Dr. Evi memperkenalkan Sahabat EVi (SAE), sebuah program pemberdayaan yang dirancang untuk mendampingi para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pemasaran, membangun jejaring kolaborasi, sekaligus memperkuat daya saing di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

"UMKM merupakan salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat. Melalui program Sahabat EVi (SAE), kami ingin menghadirkan pendampingan dan ruang kolaborasi agar para pelaku usaha semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Dr. Evi.

Menurutnya, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam membangun ekonomi lokal yang lebih tangguh.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Sementara itu, H. M. Hasbullah Rahmat menekankan pentingnya sinergi antara DPRD Kota Bekasi, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah daerah agar berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Ia menilai, pembangunan yang efektif lahir dari komunikasi yang baik antara masyarakat dan para pemangku kebijakan. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan warga akan menjadi bagian dari perjuangan politik yang diteruskan melalui jalur legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.

Pelaksanaan Reses II Tahun Anggaran 2026 ini sekaligus mempertegas komitmen DPRD Kota Bekasi untuk terus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.

Aspirasi yang dihimpun tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah reses bukan terletak pada banyaknya kursi yang terisi atau panjangnya daftar usulan, melainkan seberapa banyak aspirasi yang benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk solusi dan kebijakan yang dapat dirasakan manfaatnya. [■]

Reporter: WHY/MAC - REDAKSI - Editor: DikRiz/DREW-Crop

iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

ChiefEditor

Jurnalis yang suka standup comedy

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post