contoh iklan header
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

ODGJ pun Perlu Hiburan, Emang Politisi Aja Yang Butuh Dihibur?

banner

Jangan Ngaku MC Hebat, Kalau Belum Pernah Tampil Menghibur Depan ODGJ, Seperti Acara Komunitas Galang Kemajuan Center di Tambun Ini

bekasi-online.com, Senin, 4 Maret 2024, 21:49 WIB
Bang Nian, penyiar Radio Elgangga jadi MC di acara Komunitas Galang Kemajuan Center saat menghibur ODGJ di Panti Rehabilitasi Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan, Ahad 3/Mar/2024 lalu.

TAMBUN, BksOL - Ternyata bukan hanya politisi depresi atau stres saja yang membutuhkan hiburan setelah selama berlangsung hiruk pikuk kampanye politik sebulan terakhir ini, bahkan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) pun membutuhkan entertainment sekaligus healing moments.

Bertujuan menumbuhkan Rasa Syukur diantara kita, Komunitas Galang Kemajuan Center bekerjasama dengan Sanggar Seni Kesuma gelar acara hiburan di depan ODGJ di Lokasi di Gedung Panti Rehabilitasi Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan, Minggu 3/3/2024 kemarin pagi.


Apalah artinya kita sebagai manusia jika tidak peduli kepada sesama. Apalagi kepada sesama saudara kita anak bangsa yang menyandang ODGJ, dimana mereka pun sama-sama manusia yang punya hak untuk dihibur dan dibuat senang hatinya, bukan sekadar “dikasih makan siang gratis”. Wadaw! Kenapa harus dikasih tanda kutip sih?


Karena bukan hanya politisi pasca pemilu saja yang berhak mendapatkan hiburan ruhani dan hatinya disiram dengan kata-kata yang menyenangkan dalam keseharian hidup mereka. Masak ODGJ hanya disiram bansos dan amplop berisi uang aja? Nggak dong! Kan pemilu dah lewat.

ODGJ pun punya hak yang sama dengan kita, dengan para politisi bahkan punya kesempatan yang sama dengan para caleg untuk bisa keluar masuk panti rehabilitasi di seluruh Indonesia. Hehehe. Gitu aja marah?!



“Intinya, kesilitan (red.: eh maaf salah ketik, maksudnya KESULITAN ya?! Anggap aja ini koreksi typo) terbesar kita sebagai manusia adalah bagaimana kita memanusiakan manusia sebagai manusia yang setara dan memiliki hak yang sama tanpa membedakan kondisi kesehatan jiwanya, agamanya, sukunya, adatnya, rasnya, dan termasuk antar golongan yang dimilikinya,” ujar sang MC, Bang Nian.

Termasuk para penyandang disabilitas, kita tidak boleh memandang hina kepada mereka karena kita karena diberi kelebihan yang tidak mereka dapatkan. Karena itu merupakan kesongongan, kalau gak bisa dibilang kesombongan. Lain halnya kalo somse ya!? Tahu kan artinya somse?! Bukan sombong sekali, tapi sombong sedanau!


Bagaimana kah sosok pegiat seni budaya Betawi (sekaligus seni budaya Bekasi dong!) ini bisa terlibat?

Bang Nian langsung menjawab, “Saya diajak oleh Sanggar Seni Kusuma pimpinan Eyang Anjar.” Wow, satu kebetulan yang luar biasa dan biasa diluar.

Dari jaringan pertemanan sesama rekan eartawan dan profesinya sebagai penyiar radio Elgangga lah, sosok asli kelahiran Bekasi ini mendapat kesempatannuntuk menghibur saudara-saudara penyandang ODGJ.

“Kemampuan seorang entertainer atau MC memang sangat diuji bagaimana dia harus bisa tampil dan menghibur sekaligus berinteraksi dengan para ODGJ demi tujuan mulia menghibur siapapun di muka bumi tanpa pilih kasih,” ujar Bang Nian setelah dia mengisi acara tersebut kepada BksOL. [■]

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post
banner