Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

HPN Bekasi Raya 2026 Soroti Keterbukaan Informasi, Pers dan Sinergi Pemerintah

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Bekasi Gelar HPN Bekasi Raya 2026, Seminar Pers Soroti KIP dan Tantangan Jurnalisme di Bekasi Raya

bekasi-online.com | Kamis, 11 Juni 2026, 13:05 WIB | Why/DR

 — KOTA BEKASI | Kota Bekasi bersiap menjadi tuan rumah perhelatan besar Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang akan berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Kota Bekasi.


Perhelatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang transparan dan akuntabel.


Mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju”, rangkaian kegiatan HPN tidak hanya menghadirkan agenda seremonial, tetapi juga forum diskusi dan edukasi yang membahas berbagai isu aktual di dunia jurnalistik. 


Salah satu agenda utama adalah Seminar Pers HPN Bekasi Raya 2026 yang mengangkat tema Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta dinamika pelaksanaan tugas jurnalistik di lapangan.


Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yakni Michael LL Lengkong selaku Sekretaris Jenderal PWI Bekasi Raya, Hendrayana, S.H., M.H. sebagai Tenaga Ahli Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, serta Fitrianingsih Kabid Media dan KIP dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfostandi) Kota Bekasi.


Dalam forum tersebut, para narasumber mengulas berbagai aspek terkait implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, hak masyarakat memperoleh informasi, kewajiban badan publik dalam menyediakan data, hingga batasan-batasan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Pembahasan juga menyoroti berbagai fakta dan realitas yang dihadapi insan pers di lapangan, mulai dari proses memperoleh data dan konfirmasi, hambatan akses informasi dari sejumlah lembaga, hingga pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara media dan penyelenggara pemerintahan.


Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai alur penyelesaian sengketa informasi serta mekanisme perlindungan profesi jurnalistik berdasarkan regulasi yang berlaku.


Melalui seminar tersebut, diharapkan tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah, badan publik, dan insan pers mengenai pentingnya keterbukaan informasi sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang baik.


Di sisi lain, pers diharapkan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.


Penyelenggaraan HPN Bekasi Raya 2026 menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat kualitas demokrasi lokal, meningkatkan literasi informasi masyarakat.

Serta membangun kolaborasi yang konstruktif antara pemerintah dan media demi terwujudnya Bekasi yang semakin maju, terbuka, dan berdaya saing.


"Katanya. Kita kan tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, untuk itulah kita berharap dan berdoa. Semakin tawakal kita kepada Tuhan yang layak disembah, maka seharusnya semakin banyak kita berdoa, agar Pers di seluruh Bekasi Raya akan jadi perekat persatuan dan pelopor kemajuan pembangunan termasuk alam demokrasi." pungkas Sidik Warkop, sang wartawan komedian yang masih suka kopi pahit.


Sebagai catatan, Sidik Warkop beserta para wartawannya di jejaring DREW corp, adalah pemasang banner spanduk HPN Bekasi Raya 2026 dari tokoh pejabat publik dan tokoh masyarakat yang paling banyak jika dibandingkan daripada semua wartawan bahkan panitia HPN nya sendiri. Sedikitnya ada 22 spanduk dengan dua ukuran. [■]

Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
bannerIBOSExpo2026 iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post