Pawai 1 Muharram 1448 H Semarakkan Bekasi, Walikota Ajak Warga Perkuat Nilai Kebersamaan dalam Keberagaman
bekasi-online.com | Senin, 15 Juni 2026, 18:23 WIB | Why/DR
— KOTA BEKASI | Pemerintah Kota Bekasi bersama berbagai unsur perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menggelar pawai Muharram sebagai bentuk syiar Islam sekaligus momentum mempererat persatuan di tengah keberagaman warga.
Pawai yang dipimpin langsung oleh Walikota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), aparatur sipil negara, pelajar, hingga komunitas keagamaan dari ormas plat merah FKUB dan 12 kecamatan sekota Bekasi, yang digelar di jalan Veteran Raya, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Senin (15/6/2026).
— KOTA BEKASI | Pemerintah Kota Bekasi bersama berbagai unsur perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menggelar pawai Muharram sebagai bentuk syiar Islam sekaligus momentum mempererat persatuan di tengah keberagaman warga.Pawai yang dipimpin langsung oleh Walikota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), aparatur sipil negara, pelajar, hingga komunitas keagamaan dari ormas plat merah FKUB dan 12 kecamatan sekota Bekasi, yang digelar di jalan Veteran Raya, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Senin (15/6/2026).
Ribuan peserta (tadinya disuruh nulis puluhan ribu sih, tapi kan gak ada yah bayar juga?!) berjalan bersama menyusuri sejumlah ruas jalan utama kota dengan membawa atribut bernuansa Islami serta menampilkan berbagai kreativitas yang mencerminkan semangat hijrah dan kebersamaan, karena para peserta pawai bukan hanya kaum muslim, tapi juga dari berbagai lintas agama, seperti arak-arakan pawai dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB H. Abdul Manan.
Sementara kontingen pawai dari SKPD lain memberikan hadiah buah tangan (bisa disebut budaya Betawi Nyorog) bisa salam bentuk makanan apa saja termasuk buah-buahan dari yang muda kepada yang lebih tua, atau dari bawahan kepada ketua, atau dari para kepala dinas, para camat kepada walikota dan wakil walikota serta jajaran forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah) di atas panggung.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat hijrah yang menjadi makna utama Tahun Baru Islam diharapkan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan integritas aparatur, serta kepedulian sosial antar warga.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram 1448 H sebagai titik refleksi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama membangun Kota Bekasi yang lebih maju, religius, dan harmonis.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai moral masyarakat.

Antusiasme Warga Terlihat Sepanjang Pelaksanaan Pawai
Kehadiran masyarakat di sepanjang rute kegiatan menunjukkan dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial warga masyarakat Kota Bekasi.
Selain menjadi ajang syiar, kegiatan tersebut juga memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram 1448 H sebagai titik refleksi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama membangun Kota Bekasi yang lebih maju, religius, dan harmonis.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai moral masyarakat.

Antusiasme Warga Terlihat Sepanjang Pelaksanaan Pawai
Kehadiran masyarakat di sepanjang rute kegiatan menunjukkan dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial warga masyarakat Kota Bekasi.
Selain menjadi ajang syiar, kegiatan tersebut juga memperkuat interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan.

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Bekasi diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan optimisme baru dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Dengan semangat hijrah, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus berkolaborasi mewujudkan kota yang inklusif, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Dengan semangat hijrah, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus berkolaborasi mewujudkan kota yang inklusif, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
Tags
Camat
Harris Bobihoe
Junaedi
Kecamatan
Kedinasan
Kedinasan Pemkot
Kepala Dinas
OPD
Pawai Tahun Baru
Sekda
SKPD
Tri Adhianto
Walikota Bekasi




