Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi Sukses, Heri Noviar Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin KADIN 2026-2031
bekasi-online.com | Senin, 8 Juni 2026, 19:19 WIB | Why/Her/DR
Bursa calon sempat memunculkan sejumlah nama pengusaha yang digadang-gadang bakal meramaikan perebutan kursi Ketua KADIN Kabupaten Bekasi. Namun hasil akhir Mukab VIII justru menghadirkan skenario yang tak banyak diprediksi. Melalui dukungan bulat peserta, Heri Noviar kembali terpilih secara aklamasi, disaksikan langsung jajaran pemerintah daerah dan pelaku usaha dari berbagai sektor.
— CIKARANG | Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi yang digelar di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Senin (8/6/2026), berlangsung sukses, tertib, dan penuh semangat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Forum tertinggi organisasi pengusaha di Kabupaten Bekasi tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan sekaligus memperkuat sinergi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Mukab VIII dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Drs. H. Endin Samsudin, M.M., yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Endin menegaskan bahwa KADIN memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Ia berharap KADIN dapat terus menjadi jembatan antara kepentingan dunia usaha dengan agenda pembangunan Kabupaten Bekasi yang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.
Mukab VIII turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan DPRD Kabupaten Bekasi, organisasi pengusaha, asosiasi profesi, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga para pelaku usaha dari berbagai sektor yang selama ini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi.
Dinamika Pemilihan Ketua KADIN
Menjelang pelaksanaan Mukab, bursa calon Ketua KADIN Kabupaten Bekasi sempat menjadi perhatian kalangan dunia usaha.
Salah satu nama yang muncul dan menyatakan kesiapan maju adalah pengusaha muda Patrick Saimartua Simanjuntak.
Namun setelah melalui tahapan penjaringan, verifikasi administrasi, dan evaluasi yang dilakukan Panitia Pengarah (Steering Committee/SC), hanya satu kandidat yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi, yakni Heri Noviar, S.E.
Ketua SC Mukab VIII, KH Soleh Zaelani, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi serta kelengkapan persyaratan pencalonan, Heri Noviar ditetapkan sebagai calon ketua tunggal dalam sidang pleno Mukab VIII.
Dengan status calon tunggal tersebut, peserta Mukab kemudian secara bulat memberikan dukungan kepada Heri Noviar untuk kembali memimpin KADIN Kabupaten Bekasi.
Terpilih Secara Aklamasi
Melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung kondusif, Heri Noviar akhirnya kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode 2026-2031.
Keputusan tersebut disambut antusias oleh peserta Mukab yang menilai kepemimpinan Heri Noviar selama periode sebelumnya telah mampu menjaga eksistensi organisasi sekaligus memperkuat hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya setelah terpilih, Heri Noviar menegaskan komitmennya untuk menjadikan KADIN Kabupaten Bekasi sebagai organisasi yang semakin adaptif terhadap tantangan ekonomi global, memperkuat peran UMKM, meningkatkan kapasitas pengusaha lokal, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan sektor industri.
Penutupan oleh Plt Bupati Bekasi
Rangkaian Mukab VIII kemudian ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.
Dalam paparannya di hadapan para pengusaha dan anggota KADIN, Asep membeberkan sejumlah agenda pembangunan strategis Kabupaten Bekasi yang tengah diperjuangkan bersama pemerintah pusat.
Salah satunya adalah pengembangan kawasan pesisir utara, khususnya Muara Gembong, yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus kawasan penyangga lingkungan hidup.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga tengah mendorong pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), serta pembangunan sejumlah underpass dan flyover pada titik-titik perlintasan kereta api guna mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat Kabupaten Bekasi.
Asep menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan tersebut membutuhkan dukungan dunia usaha.
Karena itu, ia berharap KADIN dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR), serta membantu percepatan pembangunan daerah.
"Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat," ujar Asep Surya Atmaja saat menutup Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi.
Dengan terpilihnya kembali Heri Noviar secara aklamasi dan menguatnya komitmen sinergi antara pemerintah serta dunia usaha, Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai terobosan baru guna memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai pusat industri, investasi, dan pertumbuhan ekonomi unggulan di Indonesia.
Kesimpulan Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi 2026:- Dibuka oleh Sekda Kabupaten Bekasi Drs. H. Endin Samsudin, M.M..
- Bursa calon sempat diramaikan beberapa nama, termasuk Patrick Saimartua S.
- Setelah verifikasi SC, Heri Noviar menjadi calon tunggal.
- Heri Noviar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode 2026–2031.
- Mukab ditutup oleh Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja yang memaparkan agenda pembangunan strategis daerah. [■]
Bursa calon sempat memunculkan sejumlah nama pengusaha yang digadang-gadang bakal meramaikan perebutan kursi Ketua KADIN Kabupaten Bekasi. Namun hasil akhir Mukab VIII justru menghadirkan skenario yang tak banyak diprediksi. Melalui dukungan bulat peserta, Heri Noviar kembali terpilih secara aklamasi, disaksikan langsung jajaran pemerintah daerah dan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Forum tertinggi organisasi pengusaha di Kabupaten Bekasi tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan sekaligus memperkuat sinergi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Mukab VIII dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Drs. H. Endin Samsudin, M.M., yang mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Endin menegaskan bahwa KADIN memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Ia berharap KADIN dapat terus menjadi jembatan antara kepentingan dunia usaha dengan agenda pembangunan Kabupaten Bekasi yang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.
Mukab VIII turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan DPRD Kabupaten Bekasi, organisasi pengusaha, asosiasi profesi, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga para pelaku usaha dari berbagai sektor yang selama ini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi.
Dinamika Pemilihan Ketua KADIN
Menjelang pelaksanaan Mukab, bursa calon Ketua KADIN Kabupaten Bekasi sempat menjadi perhatian kalangan dunia usaha.
Salah satu nama yang muncul dan menyatakan kesiapan maju adalah pengusaha muda Patrick Saimartua Simanjuntak.
Namun setelah melalui tahapan penjaringan, verifikasi administrasi, dan evaluasi yang dilakukan Panitia Pengarah (Steering Committee/SC), hanya satu kandidat yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan organisasi, yakni Heri Noviar, S.E.
Ketua SC Mukab VIII, KH Soleh Zaelani, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi serta kelengkapan persyaratan pencalonan, Heri Noviar ditetapkan sebagai calon ketua tunggal dalam sidang pleno Mukab VIII.
Dengan status calon tunggal tersebut, peserta Mukab kemudian secara bulat memberikan dukungan kepada Heri Noviar untuk kembali memimpin KADIN Kabupaten Bekasi.
Terpilih Secara Aklamasi
Melalui mekanisme musyawarah yang berlangsung kondusif, Heri Noviar akhirnya kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode 2026-2031.
Keputusan tersebut disambut antusias oleh peserta Mukab yang menilai kepemimpinan Heri Noviar selama periode sebelumnya telah mampu menjaga eksistensi organisasi sekaligus memperkuat hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya setelah terpilih, Heri Noviar menegaskan komitmennya untuk menjadikan KADIN Kabupaten Bekasi sebagai organisasi yang semakin adaptif terhadap tantangan ekonomi global, memperkuat peran UMKM, meningkatkan kapasitas pengusaha lokal, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan sektor industri.
Penutupan oleh Plt Bupati Bekasi
Rangkaian Mukab VIII kemudian ditutup langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.
Dalam paparannya di hadapan para pengusaha dan anggota KADIN, Asep membeberkan sejumlah agenda pembangunan strategis Kabupaten Bekasi yang tengah diperjuangkan bersama pemerintah pusat.
Salah satunya adalah pengembangan kawasan pesisir utara, khususnya Muara Gembong, yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus kawasan penyangga lingkungan hidup.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga tengah mendorong pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), serta pembangunan sejumlah underpass dan flyover pada titik-titik perlintasan kereta api guna mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat Kabupaten Bekasi.
Asep menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan tersebut membutuhkan dukungan dunia usaha.
Karena itu, ia berharap KADIN dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR), serta membantu percepatan pembangunan daerah.
"Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat," ujar Asep Surya Atmaja saat menutup Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi.
Dengan terpilihnya kembali Heri Noviar secara aklamasi dan menguatnya komitmen sinergi antara pemerintah serta dunia usaha, Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai terobosan baru guna memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai pusat industri, investasi, dan pertumbuhan ekonomi unggulan di Indonesia.
Kesimpulan Mukab VIII KADIN Kabupaten Bekasi 2026:
- Dibuka oleh Sekda Kabupaten Bekasi Drs. H. Endin Samsudin, M.M..
- Bursa calon sempat diramaikan beberapa nama, termasuk Patrick Saimartua S.
- Setelah verifikasi SC, Heri Noviar menjadi calon tunggal.
- Heri Noviar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode 2026–2031.
- Mukab ditutup oleh Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja yang memaparkan agenda pembangunan strategis daerah. [■]
Tags
dr Asep Surya Atmaja
Heri Noviar
Kabupaten Bekasi
KADIN
KADIN Bekasi
Mukab
Mukab KADIN
Mukab VIII
Plt Bupati

