contoh iklan header pilkada 2024
contoh iklan header pilkada 2024
Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Heri Koswara Isi Kajian Rutin Bulanan di PCM Mustika Jaya

banner

Kajian Rutin Bulanan PCM Mustika Jaya Kota Bekasi kali ini Special menghadirkan Bang HerKos Calon B1 Kota Bekasi

bekasi-online.com, Ahad 12 Mei 2024, 22:08 WIB, AbuFayadh

BEKASI KOTA, BksOL - Alhamdulillah Segala Puji Hanya Milik Allahu Ta’ala. Pagi hari ini yang cerah telah terlaksana Kajian Bulanan PCM Mustika Jaya Kota Bekasi pada Ahad, 12 Mei 2024 dimulai Jam 08:00 WIB.

Kajian ini bertempat dan berlokasi di Gedung PCM Mustika Jaya, Perum Graha Harapan/Bumiyagara Blok E14 No.5, Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Acara dibuka oleh MC (Master of Ceremony) Bapak Agus, Pengurus PCM Mustika Jaya Kota Bekasi, katanya, “Alhamdulillah Jama'ah kali ini yang hadir bukan hanya dari PCM Mustika Jaya Kota Bekasi saja bahkan dari luar pun hadir.”

Lihat juga: Video Aktingnya Menangis Bombay Tentang Ketua PPK nya Yang Diduga Bermain dengan SiRekap, Eh Ternyata Gregy Thomas Ikut Liburan ke Bali


“Kali ini lebih banyak hadirin jamaah yang antusias, karena pada acara kali ini yang akan memberikan ceramah adalah Calon B1, Kota Bekasi, yakni Bang HerKos, panggilan akrab H. Heri Koswara, S.Ag, MA,” beber Agus kepada BksOL.

Di PC Muhammadiyah Mustika Jaya sering diadakan kajian rutin bulanan, dimana sebelumnya diisi oleh para tokoh ulama cendekiawan muslim, salah satunya Ustadz Indra Permana Martian, P.hD, Dosen Pascasarjana S2 Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Ibnu Chaldun, Bogor Jawa Barat.



Bahkan sebelumnya kajian rutin ini diisi oleh Ustadz Drs. H. Epen Supendi, S.IP, M.Si, Wakil Rektor IBM/Institut Bisnis Muhammadiyah Kota Bekasi.

Dan pada hari ini Kajian Rutin Bulanan PCM Mustika Jaya Kota Bekasi diisi oleh Calon B1 Kota Bekasi, Bang HK. 


Bang HK menyampaikan bahwa Politik dan Islam tidak bisa dipisahkan dan saling berkaitan, itulah sebabnya secara retorik dirinya bertanya “Bisakah Islam Dipisahkan dari Politik?”


Politik dan kekuasaan merupakan sarana untuk menegakkan perintah Alloh ﷻ dalam amar makruf nahi munkar.


Pada zaman ini, masih ada yang ingin memisahkan Islam dengan politik. Islam dianggap sebatas ritual seorang pemeluk agama untuk menyembah Tuhannya.

Padahal, Islam memiliki jalan panjang perpolitikan di nusantara hingga dunia.



Islam merupakan agama yang memiliki sifat syamil atau menyeluruh, kamil (sempurna), dan mutakamil (saling menyempurnakan).


Hidup seorang Muslim sejak bangun hingga tidur tak bisa lepas dari tuntunan agama. Begitu pula, sejak dia lahir ke muka bumi hingga masuk liang lahat. Prinsip dan nilai-nilai Islam merasuk ke jiwa seorang Muslim untuk menjalani kehidupannya sehari-hari.


Al Maghfurulloh KH. Dr. Sahal Mahfudz Rahimahulloh Ta'ala (Mantan Ketua MUI Tahun 2000-2014) yang dikenal sebagai pakar fiqih sosial pernah menjelaskan bagaimana relasi antara Islam dan politik.


Dalam tulisan berjudul "Islam dan Politik", dia mengungkap, bagaimana para ulama memandang tentang politik.

“Pengertian politik (al-siyasah) dalam fiqih Islam menurut ulama Hambali adalah sikap, perilaku, dan kebijakan kemasyarakatan yang mendekatkan pada kemaslahatan sekaligus menjauhkan dari kemafsadahan meskipun belum pernah ditentukan oleh Rasululloh ﷺ.”

Dalam Kajian kali ini dapat pengawalan dari kawan kawan KOKAM PDM Kota Bekasi yakni Mas Eko, mantan Alumni SMA Muhammadiyah Kota Bekasi, dkk-nya.

Seperti yang sudah diagendakan dalam program kajian rutin bulanan PCM Mustika Jaya Kota Bekasi akan menghadirkan Pembicara Kajian yang berkompeten dan acara terbuka untuk umum. Acara kajian tersebut bukan hanya untuk kader PCM Mustika Jaya Kota Bekasi saja.


Abu Fayadh pun berharap semoga pula segera secepatnya Bang Heri Koswara, segera mendeklarasikan diri sebagai Calon B1 Kota Bekasi bersama Hj. Ade Puspita Sari, S.Sos, M.B.A

“Semoga saja Bang HerKos segera mendeklarasikan diri dan bisa bersama dengan Teh Ade Puspitasari. Karena kita semua sudah tahu sepak terjang Beliau,” ujar Abu Fayadh lagi.

“Kita pun sudah uji lapangan paslon ini, karena yang satunya insya Alloh Religius, buat Bang HerKos, dari PKS dan yang satunya lagi Nasionalis, Teh Ade dari GOLKAR. Barokallohu fiikum.” pungkas Faisal Abu Fayadh, sambil mengucapkan doa, “Hasbunalloh Wani'mal Wakil Ni'mal Maula Wani'man Natsir.”

Dr. Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.Pd, Gr* حفظه اللّٰه تعالى
Pengamat Pergerakan dan Dunia ISLAM dari ICMI/Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia Orda Kota Bekasi dan Dewan Syuro'/Penasehat ICMI Orsat Bekasi Timur Kota Bekasi, Praktisi dan Pengamat PAUDNI (Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal), Aktivis Pendidikan dan Kemanusiaan, Domisili di Bekasi Raya Kota/Bekasi Timur dan Kabupaten/Babelan City.

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post
banner Faisal SE