Mukab VIII Kadin Bekasi Tetapkan Heri Noviar, Siap Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
bekasi-online.com | Selasa, 9 Juni 2026, 13:56 WIB | Why/DR
— CIKARANG | Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII sebagai forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan serta merumuskan strategi penguatan dunia usaha di tengah tantangan globalisasi dan percepatan digitalisasi.
Mengusung tema “Transformasi dan Penguatan Kadin Guna Meningkatkan Daya Saing Usaha Menghadapi Tantangan Globalisasi dan Digitalisasi”, kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Bekasi.
Dalam forum tersebut, Heri Noviar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode mendatang.
Terpilihnya Heri Noviar diharapkan menjadi momentum baru bagi Kadin untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus rumah besar bagi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bekasi.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Heri Noviar menegaskan komitmennya untuk membawa KADIN Kabupaten Bekasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, inklusif, dan mampu menjawab tantangan dunia usaha yang terus berkembang.
"KADIN Kabupaten Bekasi harus menjadi wadah yang mampu menyatukan seluruh potensi dunia usaha. Ke depan, kami akan fokus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha lokal, serta memanfaatkan transformasi digital sebagai peluang untuk memperluas pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Heri Noviar.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar Kadin mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Mukab VIII tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga forum konsolidasi untuk menyusun langkah strategis menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.
Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk terus tumbuh sebagai pusat investasi dan aktivitas ekonomi nasional.
Melalui manajemen baru, KADIN Kabupaten Bekasi diharapkan semakin aktif menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
— CIKARANG | Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII sebagai forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan serta merumuskan strategi penguatan dunia usaha di tengah tantangan globalisasi dan percepatan digitalisasi.Mengusung tema “Transformasi dan Penguatan Kadin Guna Meningkatkan Daya Saing Usaha Menghadapi Tantangan Globalisasi dan Digitalisasi”, kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Bekasi.
Dalam forum tersebut, Heri Noviar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode mendatang.
Terpilihnya Heri Noviar diharapkan menjadi momentum baru bagi Kadin untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus rumah besar bagi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bekasi.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Heri Noviar menegaskan komitmennya untuk membawa KADIN Kabupaten Bekasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, inklusif, dan mampu menjawab tantangan dunia usaha yang terus berkembang.
"KADIN Kabupaten Bekasi harus menjadi wadah yang mampu menyatukan seluruh potensi dunia usaha. Ke depan, kami akan fokus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha lokal, serta memanfaatkan transformasi digital sebagai peluang untuk memperluas pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Heri Noviar.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar Kadin mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Mukab VIII tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga forum konsolidasi untuk menyusun langkah strategis menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.
Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk terus tumbuh sebagai pusat investasi dan aktivitas ekonomi nasional.
Melalui manajemen baru, KADIN Kabupaten Bekasi diharapkan semakin aktif menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. [■]
Reporter: Wahyu/NMR - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
