Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Bukan Cuma Ganteng-Cantik! Abang Mpok Bekasi 2026 Cari Duta Wisata Budaya Kota Bekasi Keren

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Selempang Sudah Menunggu, Tapi Otak Juga Harus Jalan: Abang Mpok Bekasi 2026 Cari Anak Muda “Bekasi Keren”


Kalau urusan tampil keren saja sudah cukup, mungkin pemilihan Abang Mpok tak perlu dewan juri. Tinggal pilih yang paling fotogenik, pasang selempang, selesai. Tapi Pemerintah Kota Bekasi rupanya punya standar yang sedikit lebih merepotkan: calon ikon wisata dan budaya harus punya otak, karakter, kreativitas, wawasan, dan etika. Karena itu, Final Pemilihan Abang Mpok Kota Bekasi 2026 digelar di Bekasi Cyber Convention Hall, Bekasi Selatan, Jumat (14/8/2026), untuk mencari generasi muda yang bukan cuma keren dilihat, tetapi juga keren ketika berbicara tentang kotanya.

 — KOTA BEKASI | Kota Bekasi kembali mencari anak muda yang bukan cuma piawai tampil di depan kamera, tetapi juga punya bekal untuk tampil di depan publik. Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bersama Paguyuban Abang Mpok menggelar Final Pemilihan Abang Mpok Kota Bekasi 2026.

Ajang pemilihan duta wisata dan budaya ini berlangsung di Bekasi Cyber Convention Hall, Bekasi Selatan, Jumat (14/8/2026). Targetnya cukup serius: menemukan generasi muda inspiratif yang dapat menjadi wajah Kota Bekasi dalam mempromosikan pariwisata, sejarah, kebudayaan, serta ekonomi kreatif daerah.

Motto yang diusung pun terdengar optimistis: “Bekasi Keren.”


Keren, tentu saja, bukan sekadar soal penampilan. Sebab menjadi duta wisata rupanya membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan berdiri tegak ketika difoto.

Final Abang Mpok Kota Bekasi 2026 dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Fitri Widyati, Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Kota Bekasi Budiman, S.E., Kepala Dinas Tenaga Kerja Dzikron, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nadin Arifin, serta jajaran dewan juri.

Penyelenggaraan ajang ini menggunakan APBD Kota Bekasi dan dukungan sponsor, sekaligus menjadikannya salah satu kegiatan yang cukup bergengsi di kalangan anak muda Kota Bekasi.

Bukan Sekadar Pangggung dan Selempang

Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Budiman, S.E., mengatakan Final Abang Mpok 2026 digelar untuk mencari duta wisata baru yang dapat menjadi ikon sekaligus representasi pemuda-pemudi Bekasi yang cerdas dan inovatif.

“Ajang Abang Mpok tahun ini untuk mencari Duta Wisata yang baru, dan mencari Ikon Budaya Kota Bekasi. Kegiatan ajang Abang Mpok ini juga menggunakan APBD dan para sponsor,” ujar Budiman dalam sambutannya.

Dengan kata lain, selempang boleh melintang di dada, tetapi tanggung jawabnya juga ikut melintang. Mereka yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa nama Bekasi sekaligus memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Ada pariwisata yang harus dipromosikan. Ada sejarah yang perlu diceritakan. Ada kebudayaan yang harus dirawat. Dan ada ekonomi kreatif yang membutuhkan panggung.

Fitri: Jangan Berhenti di Ceremony

Pesan serupa disampaikan Asda II, Fitri Widyati. Menurut dia, pemilihan Abang Mpok Kota Bekasi 2026 tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan yang meriah, lengkap dengan panggung, lampu, tepuk tangan, dan sesi foto.

Lebih dari itu, ajang tersebut harus melahirkan anak-anak muda yang memiliki karakter, wawasan luas, kreativitas, sekaligus etika.

“Ajang Abang Mpok Kota Bekasi bukan ceremony belaka. Ini untuk mencari perwakilan duta wisata kreatif, anak muda yang berwawasan luas, beretika,” ujar Fitri.

Pesannya cukup jelas: Abang Mpok bukan sekadar soal siapa yang paling menarik ketika berada di atas panggung, melainkan siapa yang mampu membawa pesan Bekasi ketika turun dari panggung.

Sebab menjadi ikon kota tentu tidak cukup hanya dengan tersenyum. Harus tahu apa yang hendak diperkenalkan, memahami apa yang sedang dibanggakan, dan punya kemampuan membuat orang lain ikut tertarik mengenal Bekasi.

Dari “Bekasi Keren” Menuju PAD

Pemerintah Kota Bekasi berharap Abang Mpok 2026 yang terpilih nantinya mampu menjadi perwakilan wisata Bekasi yang kompeten.

Harapannya bukan kecil. Mereka diharapkan ikut memperkuat promosi wisata dan budaya daerah, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan begitu, perjalanan Abang dan Mpok yang dimulai dari panggung final tidak berhenti pada pengumuman pemenang. Selempang bukan garis finis. Justru di situlah pekerjaan dimulai.

Mereka akan membawa nama Bekasi ke berbagai ruang promosi—memperkenalkan destinasi, sejarah, budaya, dan geliat ekonomi kreatif kota.

Dan jika semuanya berjalan sesuai harapan, slogan “Bekasi Keren” tidak berhenti sebagai tulisan di panggung. Ia bisa menjelma menjadi cerita yang dibawa para duta wisata ke luar kota.

Karena pada akhirnya, kota yang keren bukan hanya kota yang punya slogan keren. Yang lebih keren adalah ketika anak mudanya tahu apa yang harus mereka ceritakan tentang kotanya—dan mampu membuat orang lain ingin datang untuk melihatnya sendiri. [■]

Reporter: Edo/Ndri/NMR- REDAKSI - Editor: DikRiz/Bekasi-OL

banner kontak BekasiOL bannerIBOSExpo2026 iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post