Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Peresmian Kantor Baru DPD Partai NasDem Kota Bekasi dan Diskusi Bedah Dapil

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Peresmian Kantor Baru DPD Partai NasDem Kota Bekasi dan Diskusi Bedah Dapil
Irvianty “Unay” Sudirman: Dari Pileg 2024 ke Bendahara NasDem, Siapkan Mesin Politik Akar Rumput

bekasi-online.com | Jumat, 14 Agustus 2026, 15:16 WIBNMR

Dasmei–Unay masuk barisan inti, lima dapil dibedah, pemilih muda dibidik: NasDem Kota Bekasi mulai pemanasan jauh sebelum 2029.

 — KOTA BEKASI | Kalau Pemilu 2029 diibaratkan balapan, Partai NasDem Kota Bekasi tampaknya tak mau baru mencari bensin ketika lampu start sudah menyala. Ketua DPD NasDem Kota Bekasi H. Supratman justru mulai merakit “mesin” dari sekarang: memperkuat struktur dengan figur muda, membedah lima dapil, dan mengincar generasi pemilih yang jumlahnya sangat besar.

Di barisan depan, ada Dasmei Ziliwu dan Irvianti “Unay” Sudirman—dua figur yang diharapkan ikut mengubah mesin organisasi menjadi mesin elektoral.

Bendahara DPD Partai NasDem Kota Bekasi, yang kini dipegang Irvianty Sudirman alias Unay menegaskan satu hal jelang Pemilu 2029: ia tak ingin lagi datang terlambat. Dirinya diwawancarai bersama Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bekasi di kantor sekretariat yang baru diresmikan, pada Jumat, 14/8/2026.

Bagi Unay, pengalaman Pileg 2024 menjadi pelajaran penting. Saat itu, persiapannya dinilai terlalu mepet. Kini situasinya berbeda.

Kini dirinya sudah masuk struktur DPD NasDem Kota Bekasi sebagai Bendahara, dengan akses koordinasi hingga tingkat bawah.

“Untuk 2029, insya Allah saya lebih siap,” ujarnya.

Di balik pernyataan itu, ada pesan sederhana: 2029 harus dipersiapkan dari sekarang.

Belajar dari 2024

Irvianty mengakui dulu ia belum memahami struktur partai di bawah, bahkan tidak mengenal semua ketua DPC.

Kini, dengan posisi di DPD, ia lebih terlibat dalam koordinasi.

“Saya terjun langsung, jadi lebih terukur,” katanya.

Bagi caleg, memahami struktur berarti mempercepat kerja politik saat kampanye.

Bendahara dan Sistem Gotong Royong

Sebagai bendahara, ia berada di posisi strategis, namun menegaskan bukan penanggung semua biaya.

Kebutuhan kegiatan tetap dibahas bersama sekretaris dan struktur lain.

NasDem Kota Bekasi juga menerapkan pola gotong royong dengan RAB untuk setiap kegiatan.

Menurut Irvianty, sistem ini membuat kerja organisasi lebih realistis.

Pelajaran Penting: Penempatan Caleg

Salah satu evaluasi 2024 adalah soal penempatan caleg.

Irvianty menekankan pentingnya domisili dan basis sosial.

Prinsipnya jelas: the right man in the right place.

Caleg yang ditempatkan jauh dari basisnya harus membangun pengenalan dari nol.

Fokus Dapil 4

Irvianty akan maju di dapil 4, sementara Dasmei di dapil 3.

Ia tidak mencari jalur mudah, tetapi melihat potensi wilayah.

Ia menyebut ada sekitar 40 persen pemilih yang tidak menggunakan hak pilih, dengan estimasi potensi suara sekitar 90 ribu (bukan data resmi KPU).

Masalah utamanya bukan hanya siapa yang dipilih, tapi mengapa banyak yang tidak memilih.

Menyasar Pemilih Mengambang

Ia melihat pemilih mengambang sebagai peluang, tapi tidak cukup dengan baliho.

Pendekatan harus sampai RT/RW.

“Harus turun ke bawah,” ujarnya.

Ia juga menilai politik uang masih menjadi tantangan, sehingga jaringan sosial menjadi kunci.

“Kalau ada simpul, biaya bisa lebih kecil,” katanya.

Pemilih Muda

Irvianty menilai pemilih muda tidak bisa didekati dengan cara lama.

Media sosial penting, tapi harus ditambah kegiatan langsung seperti olahraga dan komunitas.

Pemilih Milenial dan Gen Z mencapai 58,38 persen pada 2024, menjadikannya segmen penting.

Strategi Digital

Ia juga membuka kemungkinan melibatkan anaknya yang aktif di media sosial untuk menjangkau pemilih muda.

Namun ia menegaskan, popularitas saja tidak cukup tanpa program nyata.

Dari Bendahara ke Penggerak

Sebagai bendahara, Irvianty kini tak hanya mengurus keuangan, tetapi juga memahami kerja mesin partai dari bawah.

Ia melihat pentingnya koordinasi DPD, DPC, hingga DPRT.

Target: Kursi DPRD

Irvianty berharap NasDem Kota Bekasi tidak lagi tanpa kursi di DPRD.

Namun ia menekankan, kemenangan harus dimulai dari kekuatan internal.

“Harus kuat dulu antar kita,” ujarnya.

Bagi Irvianty, 2024 adalah pelajaran, dan 2029 harus dimulai lebih awal—dengan struktur, pemetaan pemilih, dan kerja akar rumput yang solid. [■]

Reportase: NMR- REDAKSI - Editor: DikRiz/Bekasi-OL

banner kontak BekasiOL bannerIBOSExpo2026 iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

ChiefEditor

Jurnalis yang suka standup comedy

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post