Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

TK VII, Walkot Bekasi: Katar Kota Bekasi Harus Solid, Bukan Sekadar Popularitas

iklan banner AlQuran 30 Juz banner #1 AlQuran 30 Juz

Walikota Buka Temu Karya Katar VII Kota Bekasi 2026, Tekankan Pembangunan SDM & Penguatan Organisasi


Ada pesan menohok dari Walikota Bekasi Tri Adhianto saat membuka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi. Di hadapan pengurus Katar se-Kota Bekasi, Tri menyoroti lemahnya komunikasi organisasi dan fakta bahwa hingga kini Katar Kota Bekasi belum memiliki sekretariat tetap. Ia mengingatkan, organisasi kepemudaan tak boleh sekadar ramai saat pergantian pengurus, tetapi harus jadi motor pembangunan sumber daya manusia hingga tingkat RT dan RW.

 — KOTA BEKASI | Walikota Bekasi Tri Adhianto membuka Temu Karya Karang Taruna VII Kota Bekasi dengan menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Ahmad Taufik beserta jajaran pengurus, serta perwakilan Karang Taruna dari berbagai kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menekankan bahwa kemajuan sebuah organisasi berawal dari kualitas pribadi setiap anggotanya.

Menurutnya, perubahan dan pembaruan organisasi tidak dapat dilepaskan dari karakter serta kemampuan individu yang ada di dalamnya.

Katar Kecamatan Bekasi Timur dari Kelurahan Arenjaya dan Durenjaya, Temu Karya Katar Kota Bekasi 2026, Grand Arsyila Sabtu, 20/6/2026. (Photo:Buluk)

Ia mengatakan, pembangunan kota tidak semata-mata diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

Pembangunan kota tidak hanya diukur dari banyaknya jalan, gedung, atau infrastruktur yang dibangun. Yang paling penting adalah bagaimana kita bangun kualitas sumber daya manusia, karena SDM yang kuat akan menjadi fondasi kemajuan Kota Bekasi di masa depan,” ujar Tri.

Tri juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi Karang Taruna mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurutnya, penguatan kelembagaan dan kepastian legalitas menjadi faktor penting agar organisasi kepemudaan tersebut dapat menjalankan perannya secara optimal.

Pada kesempatan itu, ia menyoroti beberapa hal yang masih menjadi perhatian, di antaranya perlunya memperkuat komunikasi internal organisasi serta belum tersedianya kantor sekretariat Karang Taruna Kota Bekasi yang dapat berfungsi sebagai pusat koordinasi kegiatan.

Menurut Tri, Karang Taruna merupakan organisasi yang dibangun secara kolektif, bukan organisasi yang bergantung pada individu tertentu.

Karena itu, kekuatan organisasi harus bertumpu pada kepengurusan di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan tetap menjaga komunikasi hingga tingkat RT dan RW.

Karang Taruna harus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Melalui organisasi yang solid dan komunikasi yang baik hingga tingkat kelurahan dan RW, saya yakin Karang Taruna mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Walikota Bekasi menegaskan bahwa pembangunan Kota Bekasi harus berjalan secara seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia.


Selain terus membangun infrastruktur, seperti jalan dan polder pengendali banjir, pemerintah juga komitmen meningkatkan kualitas SDM agar mampu mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Melalui Temu Karya Karang Taruna VII ini, diharapkan lahir kepengurusan yang semakin solid serta mampu memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan pembinaan generasi muda di Kota Bekasi. [■]

Reporter: Buluq/Machia - Redaksi - Editor: DikRizal/BekasiOL
banner kontak BekasiOL bannerIBOSExpo2026 iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner iklan header banner

Post a Comment

Silakan pos kan komentar Anda yang sopan dan harap tidak melakukan pelecehan apalagi yang berkaitan dengan SARA.
Terima kasih.
Wassalam
Redaktur BksOL

Previous Post Next Post